Category: Review

  • Memilih Monitor 21.5" FullHD

    Sudah lama sekali saya menginginkan sebuah desktop PC yang lebih bertenaga daripada Notebook. Untuk coding, edit foto, dan yang paling penting upgradeable. Akhirnya setelah dihitung-hitung antara membangun dari awal sebuah unit Desktop PC atau membeli built up, saya lebih tertarik membeli PC Desktop built up dari sisi harga. Desktop yang bertenaga didukung dengan monitor yang keren pula. Saya sempat bingung dalam memilih monitor 21.5″ FullHD

    Saya membeli Desktop PC HP Prodesk 290 GT dengan spesifikasi sebagai berikut:

    • Core i3 4150 (3.5GHz) -> bisa diupgrade ke Core i7 gen 4
    • RAM DDR3 PC12800 2x4GB -> bisa diupgrade ke DDR3 32GB, ada 4 slot
    • HDD 500GB -> cuma ada 2 slot SATA 🙁
    • mainboard intel H97
    • ada port COM dan Parallel cocok buat mikrokontroler yang masih memakai port itu
    • Mouse dan keyboard sudah ada
    • minus, no ODD, vga onboard

    Tinggal satu yang kurang, yaitu monitor.
    (more…)

  • Lolliflash, Flash Mini Berbentuk Lollipop dari Asus

    ASUS Lolliflash
    ASUS Lolliflash

    Saat launching Asus Zenfone 2 April 2015 yang lalu, Asus mengeluarkan banyak aksesoris untuk Zenfone 2. Salah satu yang saya peroleh yaitu Asus Lolliflash. Flash ini meskipun bukanlah flash, tetapi bisa dikatakan sebagai senter, berbentuk lollipop. Lolliflash ini ditancapkan pada port 3.5mm. Karena lolliflash ini port 3.5mmnya tidak terdapat konektor dari logam, lolliflash ini bisa ditancapkan ke sembarang smartphone. Terdapat sebuah tombol untuk mengatur 2 kekuatan dari lampu ini. Mode low dan high

    Dalam Kemasan Lolliflash ini, terdapat 3 buah diffuser agar lebih kreatif dalam bermain dengannya. Warna merah, putih, atau biru. Lolliflash ini bisa ditempatkan di samping di atas, atau di bawah obyek. karena memang lolliflash ini menggunakan power tersendiri. Baterai internal pada lolliflash ini berkapasitas 65mAh, jika dicas membutuhkan waktu 100menit. Untuk pemakaian, jika menggunakan mode low, mampu bertahan 3 jam, dan jika menggunakan mode high, hanya mampu bertahan 20 menit.

  • Mencoba Smartfren 4G LTE-Advance di Lamongan

    Setelah lama ingin mencoba kemampuan 4G di zenfone 2 ini saya iseng scan sinyal. Siapa tahu di Lamongan ada sinyal 4G yang nyantol. Ternyata keluar 51028(LTE). Saya googling sebentar, ternyata milik dari smartfren.

    Scan jaringan di zenfone 2
    Scan jaringan di zenfone 2

    Saya mencoba membeli perdana di tokopedia. Setelah hampir seminggu menunggu, saya memakai jasa pos indonesia jadi agak lama, akhirnya sampai juga.

    bentuk kartu Smartfren 4G
    bentuk kartu Smartfren 4G
    dipasang di HP
    dipasang di HP

     

    Proses pengaktifan kartu sampai pemilihan paket tidak usah menggunakan hp cdma. Bisa menggunakan web. Untuk paket, menggunakan paket CONNEX juga bisa. Setelah diisi pulsa dan dipilih paket. Tiba saatnya mengetes jaringan. Begini hasil di Lamongan:

    Hasil speedtest
    Hasil speedtest

    Oh iya, kartu smartfren ini hanya jalan datanya saja. Untuk voice dan sms tidak bisa dipakai pada Zenfone 2 saya.

  • Update Zenfone 2.20.40.59 menyembuhkan persen pada batere

    Setelah pemakaian beberapa bulan, timbul keanehan pada Zenfone 2 saya. Pada update 2.17.xx, saya mengalami keanehan pada saat mengecas batere. Setelah 90%, status batere langsung loncat ke 100%. Begitu seterusnya sampai update 2.19.xx, kondisi batere saya semakin parah, dari 40% langsung loncat ke 100%.

    Apalagi status pemakaian  dari 100% di status android cuma 2 jam, pakai mode Ultrasaving Mode hanya bertahan 6 jam. Untungnya saya mempunyai Zenpower, sehingga bisa dicharge dengan zenpower. Saya coba downgrade ke versi 2.13.xx ternyata tidak bisa mengubah kondisi status batere saya. Saya coba berbagai cara, mulai format cache partition, reset factory, hingga mencas batere saya dalam kondisi mati selama 8 jam lebih tidak membuat kondisi batere saya lebih baik.

    Kemudian saya baca di forum facebook, ada update terbaru dari Asus 2.20.40.58 yang berisi perbaikan tentang cas batere, saya update 3x. Mulai dari 2.18.xx, 2.19.xx, sampai 2.20.xx. Setelah saya cas secara kontinyu selama 3 jam dari kondisi 0% sampai 100%, alhamdulillah status batere di android tidak loncat lagi, bertahap mulai dari 0%-100%. Begitu pula status batere saya kuat seharian, sekitar 10-12 jam di jalan. Good job Asus Dev!

    Screenshot_2015-08-12-21-28-57 Screenshot_2015-07-21-21-15-35 Screenshot_2015-07-30-12-42-46 Screenshot_2015-08-07-21-36-17 Screenshot_2015-08-07-22-16-43 Screenshot_2015-08-12-14-36-06 Screenshot_2015-08-12-15-59-46

  • Review Asus Zenfone 2 (1)

    Asus Zenfone 2
    Zenfone 2

    Setelah 4 hari dari unboxing Asus Zenfone 2, dan sudah cukup puas untuk mencoba beberapa fitur dari Zenfone 2 ini, waktunya untuk menuliskan pengalaman mencoba Zenfone 2 ini. Zenfone 2 yang penulis uji coba adalah tipe ZE551ML dengan RAM 4GB dan memori 32GB. Untuk Zenfone 2 saya memecah menjadi beberapa tahap, sebab banyak sekali kelebihan dari Zenfone 2 ini.

    1. Desain dan handling.

    Dari tampilan luar sedikit cukup menarik, model melengkung dan tanpa ada ujung yang runcing sehingga cukup nyaman digenggam. Untuk tombol, saya menyesuaikan dari memakai Zenfone 5 yang berada di sebelah kanan, baik tombol power maupun volume, menjadi tombol atas untuk power dan tombol belakang untuk volume. Peletakan tombol volume di belakang memudahkan saya ketika sedang menelpon seseorang sambil mengatur tombol volume dengan telunjuk.

    Tombol Volume, kamera, dan Flash
    Tombol Volume, kamera, dan Flash

    Posisi lensa yang lebih ke dalam membuat lensa lebih aman ketika di taruh di sembarang tempat. Maklum saya agak teledor. Lampu kilat yang berjumlah 2 buah lebih terang benderang ketika membutuhkan cahaya tambahan di ruangan yang redup. Untuk kamera dan lampu kilat akan saya tulis nanti.

    Bagian depan dari Zenfone 2 ini sedikit lebih besar daripada Zenfone 5, dengan desain bezel yang tipis, sehingga ukuran LCD lebih besar, menurut Asus 72% bagian bodi adalah ukuran layar. Meskipun sedikit lebih besar dari Zenfone 5, tetapi ketika saya genggam masih cukup nyaman.

    Zenfone 2 yang saya pegang
    Zenfone 2 yang saya pegang

    [nextpage title=”Layar”]

    2. Layar

    Menggunakan layar full HD 1920×1080 pixel dengan ukuran 5.5 inci,yang memiliki sudut penglihatan hingga 178 derajat. Kepadatan piksel hingga 403ppi yang sangat tajam membuat setiap gambar terlihat detil dan jelas, dengan teknologi ASUS TruVivid, ZenFone 2 memberikan warna yang sangat hidup. Tingkat terang layar 400nits membuat Anda bisa menikmati tampilan layar ponsel Anda dengan jelas walaupun berada di bawah sinar matahari.

     

    ze551Teknologi LTPS terbaru memiliki butir-butir polysiliconyang lebih besar dan seragam agar memudahkan elektron untuk mengalir lebih cepat untuk
    menghantarkan resolusi lebih tinggi dengan energi yang lebih efisien.

    Lapisan berikutnya, yakni sensor, menawarkan response time yang sangat cepat, hanya 60 milidetik setelah mendapatkan sentuhan jari. Artinya, nyaris tidak ada jeda saat melakukan swipe, mengklik aplikasi atau saat bermain game. Di pasaran sendiri, rata-rata smartphone Android memiliki response time layar antara 80 sampai 100 milidetik.

    Selain responsif, layar ASUS ZenFone 2 juga mendukung fitur Glove Mode. Jika diaktifkan, layar tersebut akan menjadi sensitif bahkan meski jari pengguna terbungkus sarung tangan. Adapun di bagian atasnya, ASUS menyempurnakan ZenFone 2 dengan Corning Gorilla Glass 3 hadir untuk meningkatkan daya tahan terhadap goresan ataupun benturan ringan.

    Menyelimuti cover glass, ASUS meletakkan lapisan anti-fingerprint setebal 20 nanometer. Ini memungkinkan pengguna melakukan tap, slide ataupun swipe pada layar tanpa meninggalkan bekas sidik jari jika tangan dalam kondisi bersih.

    Pada panel ZenFone 2 memiliki jangkauan warna hingga 72% NTSC, membuat saya cukup nyaman melihat warna-warna pada foto dan video karena  lebih banyak jangkauan jenis warna dan lebih presisi.
    [nextpage title=”Cover, batere, memori,  dan SIM Card”]
    3. Cover, batere, memori,  dan SIM Card

    Cover Zenfone 2 menggunakan material plastik yang didesain sangat menawan. Dengan finishing metal, kesan mewah dari Zenfone 2 sangatlah tampak nyata.

    zf21Zenfone 2 menggunakan desain unibody, dengan baterai li-po berkapasitas 3000mAh, 1,5 kali lebih besar dari Zenfone 5, yang tidak mudah dilepas oleh user awam. Akan tetapi pengguna bisa melepas pasang SIM card ataupun kartu memori. Meskipun Zenfone 2 yang penulis uji coba menggunakan memori 32GB, tetapi Asus tetap menyertakan slot kartu memori micro SD yang bisa menampung hingga 64GB jika dirasa memori sebesar 32GB kurang.

    Saat ini di beberapa kota besar Indonesia sudah menggunakan teknologi 4G LTE, Slot 1 SIM card pada Zenfone 2 ini sudah mendukung LTE sehingga pengguna ketika berada di tempat yang berada di posisi area 4G bisa menikmati kecepatan super ngebut. Meskipun demikian, slot SIM 1 kompatibel dengan teknologi GSM di belakangnya, 3G maupun 2G. Seperti posisi saya, dimana tidak ada sinyal 4G, terkadang hanya 2G masih bisa menggunakan SIM1 sebagai sarana akses internet. Sayangnya slot SIM2 hanya bisa menampung teknologi 2G saja.

    Asus Zenfone 2 menggunakan teknologi Dual Sim Dual Active, dimana 2 SIM card bisa aktif bersamaan. Ketika pengguna menggunakan SIM 1 untuk menelpon, sms dapat masuk ataupun SIM2 menerima telpon. Dalam kondisi menelpon dengan SIM1, pengguna bisa menghold untuk menerima telpon dari SIM 2, begitu pula sebaliknya.
    [nextpage title=”Kamera”]
    4. Kamera

    Salah satu fitur unggulan dari Zenfone 2 ini yang patut diacungi jempol adalah kamera. Untuk kamera belakang menggunakan Sensor 13MP dan kamera depan menggunakan sensor 5MP. Untuk hasil kamera silakan lihat foto-foto berikut yang saya uji coba di booth Asus pada saat launching. Sebelah kiri Zenfone 2, untuk sebelah kanan Zenfone 5

    Perbandingan HDR Zenfone 2 dan Zenfone 5
    3 Perbandingan HDR Zenfone 2 dan Zenfone 5

    Untuk memperbesar, klik gambar. Di sini bisa kita lihat, pada mode HDR Zenfone 2 lebih jernih dan detail, sedangkan Zenfone 5 lebih kemerahan.

    Zenfone 2 dan Zenfone 5 low light
    Zenfone 2 dan Zenfone 5 low light

    Untuk kondisi low light, pada menu kamera ada gambar burung hantu, bisa dilihat noise pada gambar yang dihasilkan oleh Zenfone 2 lebih sedikit daripada Zenfone 5.

    Untuk review selanjutnya akan saya tuliskan beberapa hari lagi.

  • Unboxing Zenfone 2

    Pada launching Zenfone 2 kemarin, Asus mengeluarkan 4 jenis Zenfone 2 yang akan beredar di pasaran Indonesia. Zenfone 2 mempunyai spesifikasi sebagai berikut:

    ZE550ML

    • Display 5.5″ IPS 1280×720 pixel, 268 ppi
    • Prosesor Intel 64-bit (Moorefield) Quad-Core Processor Z3560(1.8GHz) with PowerVR Series 6-G6430, OpenGL 3.2 Support
    • Memory Dual Channel 64-bit 2 GB
    • Memory internal 16 GB
    • Harga Rp 2.699.000

    (more…)

  • Launching Zenfone 2, Smartphone RAM 4GB pertama di dunia

    Bertepatan dengan hari Kartini, pada tanggal 21 April 2015, Asus meluncurkan sebuah smartphone penerus Zenfone 4, 4s, 5, dan 6 yang dinamakan Zenfone 2. Secara nama membuat user agak bingung, tetapi kali ini Asus menamakan 2 sesuai dengan generasinya. Launching Zenfone 2 pertama kali diadakan di Indonesia, bertempat di Grand Ballroom Hotel Pulman, Central Park, dengan mengundang berbagai media dan dealer dari seluruh Indonesia dan banyak juga dari Asia Tenggara, acara launching Zenfone 2 ini begitu meriah.

    DSC03356
    (more…)

  • Memilih Sistem Operasi Server untuk Server Aplikasi berbasis Web

    Linux
    Linux

    Di tempat kerja saya, menggunakan aplikasi berbasis web. Sehingga dibutuhkan sistem operasi yang mampu menangani semua tugas yang dibutuhkan. Yaitu web server, bahasa pemrograman php, serta mysql sebagai databasenya. Memilih sistem operasi server untuk server aplikasi berbasis web tidaklah mudah. Banyak sekali pilihan Sistem Operasi untuk server yang bisa digunakan untuk Server berbasis Web. Sistem operasi Windows Server sebenarnya cukup bagus, tetapi karena biaya lisensi yang cukup mahal, tidak cocok digunakan pada kantor saya. Pilihan lain yaitu Sistem Operasi dengan lisensi Opensource, ada freebsd, linux, atau beberapa sistem operasi yang Unix like lainnya.

    Pilihan saya yaitu pada linux, akan tetapi distro linux sangat banyak sekali jumlahnya. Sehingga cukup membingungkan pengguna. Dari sekian banyak distro linux server yang ada, saya memutuskan untuk memilih 2 sistem operasi server untuk server aplikasi berbasis web yaitu:

    • Untuk CentOS, distro ini hebat, berbasis komunitas dan menggunakan source dari RHEL yang berbayar. Tetapi satu kekurangannya. Saya tidak terbiasa dengan rpm.
    • Debian, distro paling stabil di muka bumi untuk saat ini. Distro ini cocok buat saya yang terbiasa dengan ubuntu. Akan tetapi beberapa versi terbaru mysql belum tersedia. Tetapi saya sudah terbiasa dan cocok dengan debian. Saat ini debian sudah mencapai versi 7 (wheezy).

    Mengapa saya tidak memakai ubuntu? Sebab rilis dari ubuntu terlalu cepat, tiap 6 bulan muncul rilis baru. Sedangkan server yang terhubung dengan internet apalagi server yang selalu on 24 jam tidak terlalu butuh update aplikasi dengan cepat dimana akan mengganggu running time dari server tersebut.

    Demikian saya memilih sistem operasi server untuk server aplikasi berbasis web pada kantor saya. Saat ini kantor saya menggunakan Debian 8 (Jessie).

  • Asus Zenfone Smartphone Android Terbaik

    zenfone
    Asus Zenfone

    Sebagai kebutuhan sehari-hari saat ini smartphone bukanlah sebagai kebutuhan untuk menelpon atau sms-an saja.  Smartphone bisa digunakan untuk hiburan sehari-hari, seperti mengambil foto, internetan, sistem navigasi, agenda, pesan instan ataupun sebagai sarana untuk sosial media seperti facebook, twitter, instagram, atau lainnya. Disamping mengutamakan fungsi dari smartphone, smartphone saat ini juga digunakan sebagai gaya hidup sebagian besar penggunanya. Dengan desain yang elegan, warna-warni yang cantik menggambarkan identitas dari pemilik smartphone tersebut.

    Zenfone-Smartphone Luar Biasa untuk Semua Orang

    Zenfone, mempunyai desain yang elegan dan cantik, material body yang bagus, antar muka ZenUI yang lengkap dan menawan, menghadirkan kemewahan bagi pengguna. Zenfone hadir dalam pilihan layar berukuran 4 sampai 6 inci dan berbagai pilihan warna, sesuai dengan pilihan dan tipe setiap orang, apapun kebutuhan dan gaya hidup mereka. Untuk kehandalan dari layar sentuhnya terhadap goresan, ZenFone telah dilengkapi lapisan Corning® Gorilla® Glass 3 dimana fitur ini hanya digunakan pada smartphone mahal. 

  • Asus Fonepad, Smartphone atau Tablet?

    Asus Fonepad mempunyai slot kartu GSM untuk akses internet dan fungsi telepon. Saya kira dengan body yang besar, Fonepad menggunakan kartu mini SIM biasa, tetapi setelah saya cek ternyata menggunakan slot micro SIM. Akhirnya cari operator selular yang bisa dipakai di rumah, hanya XL yang sinyal 3Gnya sampai di rumah. Setelah memotong kartu SIM GSM tersebut lalu saya masukkan, secara otomatis Asus Fonepad mengenalinya dan tanpa seting ini itu bisa digunakan untuk internetan. Menurut spesifikasinya, kecepatan internet maksimum Asus Fonepad hingga 21.4 Mbps, tergantung jaringan. Untuk jaringan internet di Indonesia yang mungkin hanya maksimal 7.2 Mbps saja untuk browsing internet, aplikasi sosmed dan streaming youtube saya rasa lebih dari cukup.

    (more…)