Category: Review

  • Review Zenfone Max Pro M2

    Zenfone Max generasi pertama

    Asus, pada generasi awal Zenfone Max, tidak yakin akan dibawa kemana Zenfone Max ini ke depannya. Pada awal kuartal pertama 2018, di saat pasar mobile gaming sudah masif dan banyak menyedot perhatian, ASUS menyadari bahwa kebutuhan untuk mobile gaming dengan perangkat powerful, terjangkau dan membutuhkan daya tahan baterai yang lama, kemudian memasukkan Zenfone Max series untuk masuk ke pasar mobile gaming. Hal ini tidak sia-sia, hype untuk perangkat bermain game di dunia mobile dengan peluncuran Zenfone Max Pro M1 sangat pesat, sehingga ASUS kewalahan dalam melayani penggemarnya. Hingga Zenfone Max Pro M1 terkenal dengan sebutan Smartphone Ghoib, karena sangat susah sekali mendapatkan unitnya.

    No 1 Mobile Gaming telah hadir di Indonesia

    Asus meluncurkan sebuah smartphone yang bertajuk Next Generation Gaming pada 11 Desember 2018 yang lalu. Banyak sekali perubahan yang ada pada Zenfone Max Pro M2 ini dibanding dengan generasi sebelumnya. Dari sisi hardware, kamera, dan desain.

    Mulai dari sisi hardware, Max Pro M2 ini menggunakan SoC yang lebih kencang dari pada generasi sebelumnya yaitu menggunakan Snapdragon 660 AIE yang lebih baik 11 %, ditambah GPU Adreno 512 yang lebih kencang 33% dari pada generasi pada Max Pro M1. Teknologi AI Engine pada Snapdragon 660 ini membuat performa dalam menjalankan aplikasi lebih lancar.

    Tampilan belakang Max Pro M2 yang lebih baik
    Desain mengilap pada Max Pro M2 (kiri) dibanding dengan body metal pada M1 (kanan)

    Smartphone ini memiliki desain yang sangat cantik. Zenfone Max Pro M1 terdahulu memiliki desain yang kokoh, tebal dengan body metal di belakangnya. Sedangkan pada Zenfone Max Pro M2 ini, desain belakang lebih eye catching yang mengkilap, dengan body dari akrilik yang tampak mewah, meskipun ketika digenggam masih terasa plastik.

    Desain yang ciamik pada bagian depan Zenfone Max Pro M2

    Perbandingan layar Zenfone Max Pro M1 dengan M2 dapat dilihat dari adanya poni atau notch pada bagian atas layar dari Max Pro M2. Untuk resolusi sendiri, pada Max Pro M1 menggunakan perbandingan resolusi 18:9, sedangkan Max Pro M2 menggunakan perbandingan resolusi 19:9 dengan layar 6,3 inci FHD+ (2280 x 1080). Meskipun cantik, tapi ada beberapa yang menjanggal yaitu dagu yang lebih tebal pada Max Pro M2 ini tidak simetris dengan bagian atas pada layar.

    Layar pada Zenfone Max Pro M2 ini sudah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 6. Perlindungan dari Gorilla Glass generasi ke-6 sangat keras dan tahan terhadap goresan 2x daripada generasi ke-5 dari Gorilla Glass. Sehingga meskipun tanpa perlindungan menggunakan tempered glass, masih aman untuk keluar masuk saku, tanpa harus khawatir. Untuk smartphone kelas menengah, Zenfone Max Pro M2 ini merupakan yang pertama menggunakan Gorilla Glass 6.

    Perbandingan ukuran Zenfone Max Pro M1 (kanan) dengan M2 (kiri)

    Notch atau poni di depan layar Max Pro M2 digunakan untuk memasang kamera depan, sensor proximity dan speaker. Untuk LED notifikasi, pada Max Pro M2 masih tersedia pada bagian atas kanan poninya.

    Baterai pada Max Pro M2 masih menggunakan kapasitas yang sama dengan M1 yaitu 5000mAh. Untuk proses pengisian baterai, membutuhkan waktu selama 2,5-3 jam dari kondisi 10% hingga penuh. Sedangkan untuk menghabiskan baterai Max Pro M2 yang terinstal aplikasi sosial media dan messenger aktif, serta menyetel youtube, dan bermain game bisa mencapai waktu 2 hari dari penuh, sampai baterai tinggal 5%.

    Selain desain dan kemampuan hardware yang dikembangkan, Zenfone Max Pro M2 ini mengalami peningkatan dari sisi kamera. Menggunakan sensor Sony IMX486 dengan aperture F1.8, hasil tangkapan gambar pada Max Pro M2 ini mengalami peningkatan yang signifikan dari generasi sebelumnya. Kontras yang lebih bagus, warna yang begitu cerah, dan dynamic range yang lebih lebar. Berikut adalah contoh dari kamera Zenfone Max Pro M2

    https://www.instagram.com/p/Brm2BdHg07Q/
    https://www.instagram.com/p/Brm2p5XgQCV/?utm_source=ig_web_button_share_sheet
    Candi Brahu

    Pada saat bermain game, tidak banyak game yang saya coba. Hanya menginstall Mobile Legends Bang Bang bisa menggunakan high frame rate, dan semua settting bisa rata kanan. Untuk PUBG, hanya setting medium yang bisa lancar dijalankan.

    Kesimpulan dari menggunakan Zenfone Max Pro M2 ini, smartphone ini sangat saya rekomendasikan untuk penggila mobile gaming dengan dana terbatas, yang membutuhkan desain kece, baterai awet, kamera yang bisa diandalkan.

  • Benchmark, Sensor dan Daya Tahan Baterai Zenfone Max Pro M1

    Dengan menggunakan SoC Snapdragon 636 yang merupakan SoC terbaru, Zenfone Max Pro menunjukkan hasil benchmark yang sangat impresif. Dengan 14nm Qualcomm® Snapdragon™Â 636 Mobile Platform, performa Zenfone Max Pro M1 sangat dahsyat 1.54x lebih cepat daripada Snapdragon 625 yang lebih dahulu ngetren pada tahun 2016 kemarin di Zenfone 3. Benchmark kali ini menggunakan Antutu, Geekbench, dan 3DMark serta pemakaian baterai secara normal.

    CPU-Z

    CPU-Z

    Sensor Box

    Sensor Box

    Sensor pada Zenfone Max Pro M1 ini cukup lengkap. Tidak seperti pada unit yang dipajang pada saat launching tanggal 26 April yang lalu, pada unit yang dijual, terdapat sensor Gyroskop yang digunakan untuk main game atau saat menggunakan VR cardboard.

    Antutu versi 7

    Skor antutu Benchmark

    Skor Antutu benchmark sebesar 114.275 ini lebih tinggi dari Snapdragon 625 yang skornya sekitar 80rb-an.

    Geekbench

    Skor Geekbench

    Skor single core sebesar 1.336 dan multi core sebesar 4.764, di sini hasil benchmark Snapdragon 636 sudah setara dengan SoC flagship pada 2016 yaitu snapdragon 820 pada OnePlus 3.

    Pemakaian baterai

    Setelah menguji coba selama 3 hari ini, dengan kapasitas baterai 5000mAh dan SoC Snapdragon 636, daya tahan baterai smartphone ini cukup meyakinkan, dengan sekali mengecas baterai bisa tahan sehari lebih. Pemakaian untuk sosmed, nonton youtube, bermain moba analog.

    Daya tahan baterai Zenfone Max Pro M1

    Demikian Benchmark, Sensor dan Daya Tahan Baterai Zenfone Max Pro M1 dari saya. Selanjutnya akan dilakukan pengetesan dengan menjalankan beberapa game.

  • Hands On Zenfone Max Pro M1

    Pasar smartphone di rentang harga 2-4 jutaan kembali heboh. Sebab rentang harga ini merupakan pasar yang empuk, yang ditujukan untuk pengguna yang beralih dari smartphone entri level di kisaran 1-2 jutaan, pengguna kurang puas dengan kemampuan ponsel entri level. Pengguna ingin memiliki smartphone dengan kemampuan lebih tapi masih terjangkau kantong. ASUS ingin menggebrak pasar ini dengan meluncurkan Zenfone Max Pro M1. Smartphone ini dijual dengan harga yang boleh dibilang di luar kebiasaan ASUS, yang biasanya harganya lebih tinggi dari Xiaomi seri Redmi dengan spesifikasi setara.

    histla.com/ berkesempatan untuk menjajal smartphone ini dengan lebih intens, meski pun boleh dibilang smartphone ini sangat susah didapatkan karena metode penjualan awal yang digunakan ASUS berbeda dari penjualan ASUS seri sebelumnya, yaitu menggunakan metode Flash Sale. Karena Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan metode flash sale, sehingga banyak yang bilang bahwa ponsel ini merupakan hp gaib.

    Isi dari kotak

    Isi kotak Zenfone Max Pro M1

    Isi dari kotak Zenfone Max Pro M1 ini seperti biasa pada zenfone generasi terakhir, yaitu berupa:

    • unit smartphone
    • Charger beserta kabel data
    • Jelly case
    • Kitab-kitab
    • pin ejector untuk slot sim card

    Desain

    Desain Zenfone Max Pro M1

    Desain smartphone ini menggunakan desain kekinian yaitu menggunakan format layar 18:9. Ukuran layar dari ponsel ini sebesar 5.99″ dengan resolusi full HD+. Meski ukuran layar hampir 6″, tetapi jika terbiasa menggunakan ponsel dengan ukuran 5.5″ dengan format layar 16:9, akan terbiasa. Karena pas digenggam, tidak terlalu melebar seperti pada layar Xiaomi Mi Max/Max 2 yang ukuran layar 6″ dengan format 16:9.

    Ukuran Zenfone Max Pro M1 tidak terlalu lebar di tangan

    Sebelah atas hanya ada mic untuk noise cancellation

    sebelah atas hanya ada mic untuk noise cancellation

    Simcard di sisi kiri ada slot sim tray dengan format 2 nano sim dan 1 micro sd, jadi tidak hybrid.

    Slot sim tray sebelah kiri

    Terdapat 3 slot, 1 untuk microSD dan 2 nano sim

    sebelah kanan ada tombol volume dan tombol power

    Tombol Volume dan Power

    Pada bagian bawah terdapat jack audio 3.5mm, microfon, port micro USB B, dan speaker

    Pada bagian depan, di atas layar terdapat kamera speaker untuk telpon dan sensor proximity Pada bagian bawah layar tidak terdapat tombol kapasitif, karena semua tombol diletakkan di dalam layar.

    Pada bagian dahi

    Pada bagian belakang, menggunakan metal, untuk sidik jari tidak mudah membekas, tetapi minyak pada tangan sangat mudah tertinggal, terdapat dua buah kamera dan sensor sidik jari.

    Bagian belakang

    Antarmuka

    Zenfone Max Pro M1 ini juga di luar kebiasaan dari seri Zenfone lainnya yang biasanya menggunakan ZenUI sebagai antarmukanya, pada Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan Android stock untuk antar mukanya. Alasan dari ASUS menggunakan android stok sebagai antar mukanya agar performa lebih ringan, tanpa adanya bloatware, serta menekan harga jualnya karena tanpa adanya kustomisasi dari pihak ASUS.

    Android Stock pada Zenfone Max Pro M1

    Kamera

    Sektor kamera pada Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan snapdragon camera dengan yang sangat basic, dimana tidak ada pengaturan Pro seperti pengaturan ISO, shutterspeed serta White Balance seperti pada seri Zenfone kelas menengah lainnya. Akan tetapi kamera pada Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan 2 buah kamera dengan ukuran 13MP pada bagian belakang, salah satu lensa digunakan untuk membantu membuat depth of field atau bokeh.

    Kamera pada Zenfone Max Pro M1

    Sensor fingerprint

    Pada saat keluar dari kotaknya, kemampuan sensor fingerprint dari Zenfone Max Pro M1 ini tidak terlalu baik. Pembacaan sidik jari sangat lambat. Setelah 2x update, kemampuan mengenali sidik jari yang sudah terdaftar sudah sangat impresif, cukup cepat, meskipun masih kalah cepat dibanding dengan Zenfone 3 ZE520KL.

    Fitur face unlock

    Pada saat keluar dari kotaknya, fitur pengenalan wajah untuk membuka kunci dari Zenfone Max Pro M1 masih belum ada, bersamaan dengan update untuk sensor sidik jari, kemampuan ini ditambahkan. Akan tetapi fitur pengenalan wajah untuk membuka kunci pada kondisi cahaya remang masih belum semulus pada saat cahaya cukup kuat.

    Demikian hands on dari Zenfone Max Pro M1. Selanjutnya akan dilakukan review benchmark dan kemampuan bermain game.

     

  • Review memakai Zenfone 4 Selfie ZD553KL

    Zenfone 4 Selfie
    Zenfone 4 Selfie

    Tren swafoto saat ini sudah semakin ngehits saja. ASUS sudah membuat gawai khusus untuk swafoto sejak tahun 2015 yaitu Zenfone Selfie. Setelah lama tidak meluncurkan gawai untuk swafoto, dan kompetitor semakin getol meluncurkan gawai foto, ASUS kemudian juga meluncurkan 2 tipe gawai untuk swafoto yaitu Zenfone 4 Selfie dan Zenfone 4 Selfie Pro pada tanggal 25 Oktober 2017.

    Perangkat yang saya uji kali ini yaitu Zenfone 4 Selfie. Dengan kemampuan kamera depan 20 MP dan 8 MP untuk fitur unggulannya yaitu swafoto dan kamera belakang 16MP.

    Desain

    zenfone 4 selfie
    zenfone 4 selfie

    Desain dari Zenfone 4 Selfie berbeda dengan generasi sebelumnya. Tetap menggunakan desain 2.5D yag  Dengan desain unibody yang cukup tipis. Fingerprint dari zenfone 4 selfie ini terletak pada bagian depan pada bagian dagu yang diapit oleh tombol back dan recent application. Di sebelah dahi pada Zenfone 4 Selfie ini terdapat kamera wide 8MP, sensor proximity, soft light flash, speaker dan kamera 20MP dan LED notification.

    Zenfone 4 Selfie
    Zenfone 4 Selfie

    Sisi Kiri Zenfone 4 Selfie
    Sisi Kiri Zenfone 4 Selfie

    Sisi Kanan Zenfone 4 Selfie
    Sisi Kanan Zenfone 4 Selfie

    Bagian Atas Zenfone 4 Selfie
    Bagian Atas Zenfone 4 Selfie

    Bagian Bawah Zenfone 4 Selfie
    Bagian Bawah Zenfone 4 Selfie

    Pada bagian sebelah kiri, terdapat SIM tray. SIM tray sendiri menggunakan 2 buah nano SIM dan sebuah microSD dedicated. Pada sebelah kanan Zenfone 4 selfie ini terdapat tombol volume dan power. Bagian atas terdapat port jack audio 3.5mm dan noise cancelation mic. Bagian bawah terdapat speaker, port micro USB dan mikrofon.

    Bagian belakang dari Zenfone 4 Selfie ini terdapat 2 garis antena di atas dan bawah, kamera utama dan LED dual tone.

    Dapur pacu

    Snapdragon 430
    Snapdragon 430

    Dengan menggunakan chipset octacore Snapdragon 430, RAM 4 GB LPDDR3 dan memori internal sebesar 64GB, Zenfone 4 Selfie ini mampu untuk melibas aplikasi kekinian. Memori internal sebesar 64 GB seolah akan menjadi standar era smartphone tahun 2018 nanti, dimana aplikasi yang semakin besar, foto-foto selfie dan video bisa disimpan tanpa khawatir harus kehabisan memori internal. Jika dirasa masih kurang, masih ada slot microSD dedicated yang bisa diekspansi hingga 1TB tanpa harus mengganggu SIM kedua dari smartphone ini.

    Simtray Zenfone 4 Selfie

    Selfie dan Wefie

    Asus menggunakan tajuk We Love Selfie And Wefie untuk seri Zenfone 4 Selfie-nya. Dengan dua buah kamera 20MP dan 8MP 120°, ditambah fitur SelfieMaster yaitu aplikasi buatan ASUS membuat hasil foto selfie semakin maksimal.

    Fitur dual kamera pada kamera depan untuk swafoto bisa dipindah secara instan tanpa harus masuk ke dalam aplikasi lain. Untuk memotret grup kita tidak harus menggunakan tongsis atau merapatkan barisan ketika melakukan wefie atau swafoto bersama-sama menggunakan kamera depan menggunakan kamera wide pada kamera depan.

    Softlight led menghasilkan cahaya yang tepat pada wajah kita seperti layaknya hasil dari kamera profesional di dalam studio.

    Salah satu keunggulan dari Zenfone 4 Selfie ini yaitu mode potrait. Dengan mode potrait ini, ketika sedang melakukan swafoto di keramaian muncul efek bokeh seperti pada kamera DSLR dengan lensa bukaan lebar.

    Beauty mode pada Zenfone 4 Selfie ini bisa diatur mulai dari softening, skin toning, blemish removal, skin brightening, eye enlargement, and cheek slimming. Sehinga untuk cewek bisa menghasilkan foto yang tampak cantik, langsing dan bebas dari minyak, tanpa harus melakukan make up sebelumnya.

    beauty mode
    beauty mode

    ASUS SelfieMaster

    Selfie Master
    Selfie Master

    Teknologi SelfieMaster dari ASUS ini membuat hasil swafoto menjadi lebih glamor dan tampak indah baik dari foto, video maupun live streaming.

    Fitur beutification yang hadir pada Zenfone Live juga dihadirkan pada Zenfone 4 Selfie ini. Sehingga kita bisa nampak istimewa pada saat melakukan live streaming menggunakan aplikasi instagram, facebook, atau facebook.

    Kamera belakang

    Kamera belakang dari Zenfone 4 Selfie menggunakan kamera dengan resolusi 16MP PDAF membuat fokus semakin cepat. Pada mode Pro, kita bisa mengatur kamera kita layaknya profesional, mulai dari Shutter speed, ISO, white balance, auto focus, dan exposeure. Shutter speed yang bisa kita pilih mulai 32 detik hingga 1/1000 detik. White balance bisa diatur manual menggunakan Kelvin rentang 2750K hingga 6250K, dengan jarak 250K. ISO bisa kita pilih antara ISO 100 hingga 3200 dengan jarak 1 stop. Exposure bisa dipilih -2 hingga +2 dengan jarak 1/3 stop.

    Baik kamera depan maupun belakang Zenfone 4 Selfie ini mampu merekam video hingga FullHD. Cukup jika hanya dipakai untuk upload di youtube.

    Daya tahan baterai

    Pengisian baterai 3000mAh dengan charger bawaan 5v 1A membutuh waktu sekitar 3 jam. Cukup lama untuk baterai hanya berkapasitas 3000mAh. Untuk daya tahan baterai, setelah saya install aplikasi harian saya sosial media dan aplikasi-aplikasi chat, baterai yang ada bisa bertahan hingga 10-12 jam.

    Benchmark

    Hasil menggunakan Antutu, mirip dengan skor pada chipset snapdragon 430 pada smartphone lainnya. Tidak terlalu tinggi, tetapi masih layak untuk pemakaian 2 tahun ke depan.

    CPU-Z

    Skor Antutu

    Skor GeekBench

    Hasil kamera

    Selfie mode potrait
    Selfie mode potrait

    Hasil Kamera Belakang
    Hasil Kamera Belakang

    Beli dimana?

    Untuk membeli ASUS Zenfone 4 Selfie  ini di Asus Official Store

    Dengan harga Rp 3.499.000

  • Review Mouse Bluetooth Logitech M337

    Review Mouse Bluetooth Logitech M337
    Review Mouse Bluetooth Logitech M337

    Mempunyai mouse tanpa kabel sudah lama sekali saya inginkan. Mouse tanpa kabel kebanyakan yang beredar masih menggunakan dongle USB receiver, meskipun kecil tetapi kadang menyusahkan. Karena memakai slot USB, port USB yang seharusnya bisa dipakai flash disk atau konektor lain berkurang dan karena ukurannya kecil seringkali karena ceroboh, receiver tersebut hilang. Saat ini sebagian besar notebook memiliki koneksi bluetooth, oleh karena itu saya membeli mouse bluetooth tanpa receiver yang cukup nyaman digenggam, tidak terlalu berat atau terlalu ringan. Saya mencari yang harganya paling murah dari merk ternama yaitu Logitech, dengan seri M337. Berikut ini adalah review mouse bluetooth logitech M337 yang sudah saya pakai sekitar 6 bulanan.

    Mouse ini berukuran (tinggi x lebar x tebal): 61,1 mm (2,4 inci) x 100,5 mm (3,96 inci) x 33,0 mm (1,3 inci) dengan berat tanpa baterai 82gram. Dari ukurannya mouse ini cukup nyaman digenggam, tidak terlalu kecil yang menyusahkan saya dalam memakainya. Beratnya pun tidak mengganggu saya dalam memakai maupun membawa kemana saja. Baterai yang dibutuhkan hanya sebuah baterai AA, yang bisa diperoleh di semua toko di pinggir jalan. Dalam paket penjualannya sudah tersedia baterai alkaline 1 buah, tetapi setelah 3 bulan pemakaian baterai sudah habis. Akhirnya saya ganti dengan baterai eneloop.

    bagian bawah mouse
    bagian bawah mouse

    Untuk menyambungkan Mouse Logitech M337 ini cukup mudah.

    1. Isi baterai pada mouse ini dengan baterai AA yang baru. Sebaiknya baterai alkaline
    2. Geser switch on/off ke posisi on yaitu sampai berwarna hijau muda.
    3. Dari windows 10 klik gambar bluetooth.
    4. Kemudian Klik tombol Add Bluetooth or other device

      tambah bluetooth device
      tambah bluetooth device
    5. Kemudian pilih gambar bluetooth

      jenis device yang akan ditambahkan
      jenis device yang akan ditambahkan
    6. Lalu akan muncul Mouse yang akan dipairing pada Windows anda.

      mouse yang akan dipairing
      mouse yang akan dipairing

       

    7. Mouse siap digunakan

      mouse siap dipakai
      mouse siap dipakai

       

    Cukup mudah sekali melakukan pairing pada Windows 10 yang saya gunakan ini. Mouse ini bisa juga dipakai pada komputer Mac, tablet Android atau Chrome OS. Fitur tambahan yaitu pada tombol di atas scroll ketika ditekan bisa digunakan untuk berpindah antar aplikasi yang sedang dipakai tanpa harus menurunkan pointer mouse ke taskbar Windows. Pada Scroll bisa digeser ke kiri atau ke kanan yang sangat berguna ketika sedang melakukan browsing, bisa kembali ke halaman sebelumnya atau sesudahnya tanpa harus menggeser pointer mouse ke tombol <– atau –> di browser anda.

    Geser kiri kanan dengan mudah
    Geser kiri kanan dengan mudah

    Demikian review Mouse Bluetooth Logitech M337, semoga dengan review dari saya bisa bermanfaat bagi pembaca histla.com/.

  • Zenbook UX360UA, Ultrabook Tipis Keren

    Zenbook UX360
    Zenbook UX360

    Pada saat launching Zenfone 3 di Nusa Dua Bali, Asus juga meluncurkan Zenbook dan Zenbook 3. Ultrabook tersebut bisa ditemu di pasaran mulai kuartal terakhir yang lalu.

    Asus Zenbook UX360UA, merupakan ultrabook berukuran 13.3 inci dengan resolusi layar QHD+3200×1800 piksel. Sistem Operasi dari Zenbook UX360UA ini menggunakan Windows 10 Home. Ultrabook ini bisa digunakan seperti notebook biasa dan sebagai tablet yang tipis karena layarnya sudah terdapat fungsi touchscreen.

    Ketebalan dari Zenbook UX360UA ini hanya setebal 1.3 centimeter dengan berat hanya 1.3 kilogram membuat notebook ini cukup nyaman dibawa kemana-mana. Meskipun berukuran tipis, akan tetapi daya tahan batere dari ultrabook ini cukup lama, bisa mencapai 12 jam lepas dari charger.  Karena daya tahannya cukup lama, ultrabook ini sangat cocok dipakai oleh para pebisnis, pelancong dan orang-orang yang mempunyai mobilitas yang tinggi. Selain dua golongan tersebut, Zenbook UX360UA , juga cocok dipakai oleh orang yang ingin memakai sebuah ultrabook dengan cara instan di berbagai situasi.
    (more…)

  • Review Asus ZenPower Pro

    ASUS ZenPower Pro
    ASUS ZenPower Pro

    Asus Zenpower Pro adalah powerbank generasi terbaru dari Asus. Powerbank ini mempunyai kapasitas yang sama dengan generasi sebelumnya yaitu 10050mAh. ZenPower Pro ini berbahan metal dan kokoh. Pilihan warna ada 3 yaitu silver, pink, dan hitam. Kebetulan yang mendarat di tangan penulis berwarna silver. Karena penulis mendapatkan warna silver secara desain dan warna hampir sama dengan ZenPower sebelumnya.

    Keamanan dalam urusan cadangan daya untuk mengecas gawai, anda tak perlu khawatir, karena Asus telah membenamkan 11 teknologi yaitu Temperature Protection, Short circuit Protection, Reset Protection, Input Over Voltage Protection, Output Over Voltage Protection, Input Reverse Direction Protection, Over Charge/ Over Discharge Protection, Output Over Current Protection, Cell PTC Protection, Adapter Protection, dan JEITA Protection (Temperature Protection). Sehingga gawai anda sangat aman menggunakan ZenPower Pro ini.

    Pada bagian yang terdapat tulisan tertulis angka 10050mAh yang merupakan kapasitas dari ZenPower Pro ini. Sedangkan pada bagian sebaliknya terdapat port micro USB untuk mengisi PowerBank ini, 4 led kecil yang menunjukkan status saat mengecas atau kapasitas dari power bank ini, Lampu LED yang digunakan untuk senter, kemudian pada bagian bawah terdapat 2 port USB dan pada bagian paling kanan terdapat tombol power atau cek kapasitas power bank ini.

    Yang menarik dari ZenPower Pro ini dibanding dengan ZenPower generasi sebelumnya yaitu 2 port USB dimana port pertama menggunakan teknologi Quick Charge 2.0, sehingga untuk gawai yang terdapat sertifikat Quick Charge 2.0 dari Qualcomm bisa menggunakannya. Output dari port pertama ini 5.1v 2.4A(Max)/9v 2A/12v 1.5A. Sedang untuk port kedua, outputnya 5.1v 2.4A.
    (more…)

  • Zenpad 7.0 Z370CG Theater, Tablet dengan Speaker Surround 5.1

    Zenpad 7.0 Theater
    Zenpad 7.0 Theater

    Asus tak henti-hentinya merilis gawai dengan inovasi yang berbeda dibanding produk saingannya. Asus meluncurkan tablet berukuran 7 inci yang bernama Zenpad 7.0 Z370CG. Ada 2 jenis Zenpad dengan ukuran 7 inci, yaitu  Zenpad C 7.0 Z170CG yang menggunakan spek paling rendah dan Zenpad 7.0 (Z370CG) theater yang akan saya review kali ini.

    Box Zenpad 7 Teather
    Box Zenpad 7 Teather

    (more…)

  • Zenfone Selfie, SmartPhone untuk Swafoto

    zenfone selfie
    zenfone selfie

    Saat ini aktivitas selfi atau swafoto sedang ngetren di kalangan anak muda jaman sekarang. Asus sebagai salah satu produsen smartphone mengerti tentang kebutuhan anak muda jaman sekarang, menghadirkan sebuah smartphone yang dikhususkan untuk berswafoto ria yang sesuai dengan kegunaanya yaitu Zenfone Selfie. Zenfone Selfie ini diluncurkan di Indonesia pada saat Indonesia Zenfestival bulan Nopember 2015 kemarin di Jakarta.
    (more…)

  • Epson L120, Printer Infus Bawaan Pabrik

    Epson L120
    Epson L120

    Akhirnya setelah menemani selama 5 tahun, printer Epson T20E rusak juga. Printer Epson T20E saya akui kehandalannya dalam menemani saya mengerjakan skripsi sewaktu saya mengambil S1 Teknik Informatika dulu. Sebuah printer yang jarang sekali menyusahkan saya. Akan tetapi karena memang sudah berumur, seminggu yang lalu dimulai dari rolnya yang mulai oblak, gak bisa menarik kertas, selanjutnya tidak bisa mengeluarkan tulisan sama sekali. Saya bawa ke tukang servis ternyata didiagnosa kena headnya. Setelah saya browsing sana-sini, ternyata harga head dari Epson T20E seharga 600rb-an. harga yang cukup mahal. Dahulu printer saya beli dengan mahar 750rb. Daripada saya mengganti head printer yang saya rasa hanya bisa bertahan 6 bulan, saya putuskan untuk membeli printer baru.

    (more…)