Bulan ini blog ini telah 3 kali pindah hosting. Saya pindah hosting karena hosting yang lama saya gunakan berjamaah dengan blog kakak saya yang trafiknya sangat tinggi sekali terasa kurang bandwidthnya. Sehingga biasanya pada akhir bulan ada tulisan bandwidth limited exceeded. Saya tidak lagi memakai jasa hosting lokal. Akhirnya saya mengembara di webhostingtalk.com, sebuah forum yang saya anggap bisa dipercaya. Saya cari hosting yang murah, memakai LiteSpeed, bandwidth lega, space di bawah 1 GB tidak masalah, menerima pembayaran melalui paypal. Dari 3 hosting yang saya coba bulan ini 2 di antaranya saya anggap tidak memuaskan. Akhirnya saya memilih magmahost.com, dengan space, bandwidth yang lega, harga yang masih pas di kantong saya, saya daftarkan 2 jasa di sana. 1 untuk saya dan satunya untuk blog kakak saya.
Lho apa hubungannya dengan script remote upload? Baiklah, selama perpindahan hosting, untuk menginstall wordpressnya sih tidak ada masalah. Tinggal Install melalui fantastico, installatron atau lainnya mudah. Lha yang repot yaitu file yang berada di wp-content. Untuk mendownload lalu mengupload lagi membutuhkan waktu yang lama. Apalagi koneksi internet saya up to 153 Kbps, jadi saya tidak bisa melakukan hal itu. Saya lalu browsing-browsing, akhirnya menemukan script remote upload secara sederhana. Tinggal compress saja folder wp-content, kompresi paling baik menggunakan tar.bz2. Sebelumnya jangan arahkan name server domain anda ke hosting baru, jadi login hanya memakai IP, misal http://123.123.123.123/cpanel, isi user dan password, lalu masuk ke buka file managernya. Lalu buatlah 1 file, beri nama upload.php, copy-paste script berikut:
[php]
[/php]
Setelah itu tinggal jalankan dari browser anda http://123.123.123.123/~loginanda/upload.php
tunggu kira-kira 4-5 menit tergantung kecepatan hosting anda, maka file akan ada di hosting baru. Tinggal backup database dari hosting lama dan arahkan name server domain anda ke hosting baru, lalu tunggu sebentar, kira-kira maksimal 3×24 jam tergantung ISP anda, kemudian install wordpress di hosting baru, hapus folder wp-content, extract lalu restore database, insya Allah lancar..
Leave a Reply