Category: WordPress Theme

  • WP Themes tutorial #5e: Posts Nav Link

    Dari WP Theme Lesson #5e: Posts Nav Link oleh Small Potato diterjemahkan oleh Mochammad Kurniawan

    Di bawah blog WordPress, di sana ada link Next Page atau Previous Page. Anda bisa memanggil semua link tersebut dengan menggunakan fungsi posts_nav_link() dari sistem template WordPress. Pada pelajaran ini, hanya ada satu langkah!
    (more…)

  • WP Theme Tutorial #4b Template Header Lanjutan

    Dari WP Theme Lesson #4b: Header Template Continues oleh Small Potato diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Mochammad Kurniawan.

    Maaf menunggu sangat lama, kali ini pelajaran keempat dari tutorial berseri tentang WordPress. Saya tidak harus berkata, akan tetapi saya akan katakan untuk terakhir kalinya; yakinkan anda untuk membaca pelajaran sebelumnya. Jika tidak, anda tidak mengerti beberapa hal pada pelajaran ini. Kami mempunyai pelajaran singkat hari ini untuk membungkus template header dan mengenalkan model kotak.

    (more…)

  • WP Themes tutorial #4: Template Header

    Mohon maaf karena beberapa minggu belum sempat menerjemahkan.

    Dari WP Theme Lesson #4: Header Template oleh Small Potato diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Mochammad Kurniawan.

    Jika anda belum siap, ikuti tutorial berseri theme WordPress dari awal. Jika tidak, semoga beruntung. Kemarin, telah saya tunjukkan pada anda untuk mengaktifkan Xampp Control, install theme anda, dan perkenalan tentang PHP. Hari ini, kita melanjutkan dengan PHP dan belajar bagaimana untuk memanggil situs anda atau judul blog.

    Ingat, ketik setiap kode. JANGAN asal copy paste tiap kode yang saya berikan. Berikut ini poin agar anda mengingat apa yang anda pelajari.

    (more…)

  • WP Themes tutorial #3: Memulai Index.php

    Dari WP Theme Lesson #3: Starting Index.php oleh Small Potato diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Mochammad Kurniawan.

    Memulai Index.php adalah pelajaran ketiga dari tutorial berseri pembuatan theme WordPress. Jika anda belum membaca pelajaran satu dan dua, saya menyarankan agar anda membacanya terlebih dahulu semuanya. Jika tidak, anda tidak paham apa yang akan saya berikan pada pelajaran ini.

    Sekarang saatnya untuk berhenti membaca dan memulai membuat theme WordPress anda. Pada pelajaran ini, anda akan mendapatkan beberapa kode-kode WordPress. Bagian ini anda butuh sebuah blog WordPress terinstall di komputer, bukan blog online sebab blog offline lebih sesuai. Kali ini saya mencontohkan dengan memakai Xampp sebagai server di komputer saya.

    (more…)

  • WP Themes tutorial #2: File-file template dan template

    Dari WP Theme Lesson #2: Template Files and Templates oleh Small Potato diterjemahkan oleh Mochammad Kurniawan

    File Template dan Templates adalah pelajaran kedua dari tutorial berseri membuat theme WordPress ini. Jika anda belum membaca Pelajaran #1, hentikan sekarang juga dan baca dahulu pelajaran pertama. Jika tidak, anda tidak akan mengerti fungsi kegunaannya di pelajaran kedua.

    Sekarang kita telah melewati peraturan dan istilah-istilah, pelajaran ini akan membawa anda akrab dengan file-file template, template, dan struktur masing-masing halaman.

    (more…)

  • WP Themes tutorial #1: Pengenalan

    Dari WP Theme Lesson #1: Intro oleh Small Potato diterjemahkan dengan bebas oleh Mochammad Kurniawan

    Pengenalan adalah pelajaran pertama dari tutorial berseri ini tentang membuat theme WordPress. Saya tidak akan mengajari anda semuanya sekaligus. Hal itu akan membosankan anda. Apa yang akan saya tunjukan pada anda bukanlah sebuah referensi. Itu berarti untuk mengajarkan anda langkah demi langkah, level demi level. Jika anda ingin sebuah referensi segalanya tentang WordPress themes, bacalah dokumentasi WordPress.org, Desain dan Layout. Sebaliknya, belajarlah dari pelajaran saya ini.

    (more…)

  • Fitur menarik di blog ini

    Lama sekali saya tidak mengutak-atik tema dari blog saya ini. Kebetulan saya ada waktu luang, akhirnya saya utak-atik juga. Komentar fb yang selama ini tidak masuk notifikasi email, jadi banyak sekali komentar yang tidak saya tanggapi. Akhirnya saya mencari plugin agar bisa mengirimkan ke email saya. Akhirnya saya temukan Ultimate Facebook Comments Email Notify yang otomatis mengirimkan ke kolom komentar sehingga bisa masuk ke dalam e-mail saya.

    Tema WordPress yang saya pakai mempunyai banyak sekali fitur, penempatan kode google analytics tanpa harus masuk ke dalam kode-kode php yang njelimet. Tombol print di pojok kanan atas tiap artikel di blog saya ini, dan lain sebagainya. Saya masih harus banyak belajar lagi dan Insya Alloh akan rajin memposting seperti sebelumnya.

  • Ganti Theme aja..

    Bosen dengan yang biru-biru, akhirnya saya ubah theme blog ini dengan warna kecoklatan. Ya meskipun tahun baru kurang dari sebulan lagi, tetapi supaya pengunjung tidak bosan, saya ubah. Saya memilih theme ini karena ada beberapa fitur WordPress di atas 2.7 dimasukkan ke dalam theme-nya yaitu :

    • Multi threaded comment
    • Multi page comment (buat komentar yang banyak, loadingnya lebih cepat lebih baik)
    • widgetnya sangat banyak

    Ada beberapa pengunjung menanyakan apakah saya pernah membuat theme, kok saya menulis artikel tentang cara membuat theme. Sebenarnya sudah saya tulis pada setiap bagian bahwa artikel tentang pembuatan theme WordPress itu adalah artikel terjemahan. Jadi, saya menerjemahkan tulisan tersebut sebenarnya untuk saya sendiri agar suatu saat kelak jika saya ada waktu luang, saya akan membuat theme WordPress sendiri. Kemungkinan tulisan dari sumbernya akan hilang. Kemudian banyak yang menyarankan untuk melanjutkan. Insya Allah kalau ada waktu luang akan saya lanjutkan sampai habis.

  • Ayo buat themes wordpress sendiri!

    Bosan dengan theme wordpress yang jumlahnya begitu banyak, mari kita membuat theme wordpress sendiri. Mumpung liburan tahun baru, saya akan menerjemahkan bagaimana membuat theme wordpress oleh WP Designer. Saya sudah meminta ijin kepada pemilik tulisan tersebut untuk menerjemahkan seluruh tulisan tersebut dengan gaya saya sendiri. Mudah-mudahan tidak dicopy paste seperti pada tulisan ini yang mencomot tulisan saya ini tanpa menyebutkan sumbernya.

    Tutorial di topik ini mungkin sudah tertulis sebelumnya di situs WordPress juga bisa menjadikan pedoman anda untuk mengikutinya. Akan tetapi, apakah pedoman tersebut bisa membantu anda ketika anda tidak mengerti istilahya? Malahan saya lebih bingung membaca pedoman wordpress tersebut. Mudah-mudahan dengan penerjemahan ke Bahasa Indonesia tidak membuat pembaca semakin bingung

    (more…)