Weblog/blog memang fenomenal. Meskipun ada seorang “pakar” yang sangat membenci blog karena ada beberapa blog yang mengkritik beliau dengan pedas, akan tetapi banyak blog yang isinya tidak hanya itu. Beberapa blog mungkin hanya berisi catatan ringan seseorang, akan tetapi banyak blog yang berisi pengalaman, tutorial dan hingga macam-macam isinya. Dari yang hanya remeh temeh, hingga tulisan yang bagus.
Fenomena blog yang kata sang “pakar” hanya trend sesaat, ternyata tidak demikian. Beberapa gelintir orang terpancing untuk mengkomersialkan beberapa konten blog untuk dijadikan uang tanpa seijin dari penulis aselinya dan diakui sebagai karyanya. Meskipun oleh penulis blog tersebut untuk membaca blognya tidak ditarik uang sepeser pun, kecuali akses internet. Memang sih beberapa blog memasang iklan di kontennya untuk menunjang kehidupan blognya dan mungkin bahkan bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari.
Beberapa saat yang lalu Iman Brotoseno sempat menulis kekesalannya di blognya karena hasil tulisannya di copy paste dengan semena-mena oleh orang yang mempunyai titel cukup panjang untuk dijadikan sebuah buku. Setelah kejadian itu, pendiri Ilmukomputer.com juga mengalami hal yang sama. Artikel di blognya dicopy paste oleh seorang dosen untuk dijadikan sebuah artikel di sebuah majalah. Dan terakhir, cosaaranda, beberapa tulisan di blognya dicopy paste untuk dijadikan sebuah buku oleh seorang mahasiswa S2 di UGM. Seberapa parahkah mental bangsa Indonesia ini hingga orang yang mempunyai titel berderet-deret mengcopy paste konten sebuah blog untuk diakui sebagai hasil karyanya? Jika tidak punya waktu untuk berfikir atau punya ide, mbok ya dicantumkan sumbernya. Supaya sanadnya terus bersambung sampai ke sumbernya.
Semoga tidak semua bangsa Indonesia bermental instant seperti mereka-mereka yang mempunyai titel berderet seperti itu.
Leave a Reply to Kasturi Kijang Cancel reply