Dengan menggunakan SoC Snapdragon 636 yang merupakan SoC terbaru, Zenfone Max Pro menunjukkan hasil benchmark yang sangat impresif. Dengan 14nm Qualcomm® Snapdragon™ 636 Mobile Platform, performa Zenfone Max Pro M1 sangat dahsyat 1.54x lebih cepat daripada Snapdragon 625 yang lebih dahulu ngetren pada tahun 2016 kemarin di Zenfone 3. Benchmark kali ini menggunakan Antutu, Geekbench, dan 3DMark serta pemakaian baterai secara normal.
CPU-Z
CPU-Z
Sensor Box
Sensor Box
Sensor pada Zenfone Max Pro M1 ini cukup lengkap. Tidak seperti pada unit yang dipajang pada saat launching tanggal 26 April yang lalu, pada unit yang dijual, terdapat sensor Gyroskop yang digunakan untuk main game atau saat menggunakan VR cardboard.
Antutu versi 7
Skor antutu Benchmark
Skor Antutu benchmark sebesar 114.275 ini lebih tinggi dari Snapdragon 625 yang skornya sekitar 80rb-an.
Geekbench
Skor Geekbench
Skor single core sebesar 1.336 dan multi core sebesar 4.764, di sini hasil benchmark Snapdragon 636 sudah setara dengan SoC flagship pada 2016 yaitu snapdragon 820 pada OnePlus 3.
Pemakaian baterai
Setelah menguji coba selama 3 hari ini, dengan kapasitas baterai 5000mAh dan SoC Snapdragon 636, daya tahan baterai smartphone ini cukup meyakinkan, dengan sekali mengecas baterai bisa tahan sehari lebih. Pemakaian untuk sosmed, nonton youtube, bermain moba analog.
Daya tahan baterai Zenfone Max Pro M1
Demikian Benchmark, Sensor dan Daya Tahan Baterai Zenfone Max Pro M1 dari saya. Selanjutnya akan dilakukan pengetesan dengan menjalankan beberapa game.
Pasar smartphone di rentang harga 2-4 jutaan kembali heboh. Sebab rentang harga ini merupakan pasar yang empuk, yang ditujukan untuk pengguna yang beralih dari smartphone entri level di kisaran 1-2 jutaan, pengguna kurang puas dengan kemampuan ponsel entri level. Pengguna ingin memiliki smartphone dengan kemampuan lebih tapi masih terjangkau kantong. ASUS ingin menggebrak pasar ini dengan meluncurkan Zenfone Max Pro M1. Smartphone ini dijual dengan harga yang boleh dibilang di luar kebiasaan ASUS, yang biasanya harganya lebih tinggi dari Xiaomi seri Redmi dengan spesifikasi setara.
histla.com/ berkesempatan untuk menjajal smartphone ini dengan lebih intens, meski pun boleh dibilang smartphone ini sangat susah didapatkan karena metode penjualan awal yang digunakan ASUS berbeda dari penjualan ASUS seri sebelumnya, yaitu menggunakan metode Flash Sale. Karena Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan metode flash sale, sehingga banyak yang bilang bahwa ponsel ini merupakan hp gaib.
Isi dari kotak
Isi kotak Zenfone Max Pro M1
Isi dari kotak Zenfone Max Pro M1 ini seperti biasa pada zenfone generasi terakhir, yaitu berupa:
unit smartphone
Charger beserta kabel data
Jelly case
Kitab-kitab
pin ejector untuk slot sim card
Desain
Desain Zenfone Max Pro M1
Desain smartphone ini menggunakan desain kekinian yaitu menggunakan format layar 18:9. Ukuran layar dari ponsel ini sebesar 5.99″ dengan resolusi full HD+. Meski ukuran layar hampir 6″, tetapi jika terbiasa menggunakan ponsel dengan ukuran 5.5″ dengan format layar 16:9, akan terbiasa. Karena pas digenggam, tidak terlalu melebar seperti pada layar Xiaomi Mi Max/Max 2 yang ukuran layar 6″ dengan format 16:9.
Ukuran Zenfone Max Pro M1 tidak terlalu lebar di tangan
Sebelah atas hanya ada mic untuk noise cancellation
sebelah atas hanya ada mic untuk noise cancellation
Simcard di sisi kiri ada slot sim tray dengan format 2 nano sim dan 1 micro sd, jadi tidak hybrid.
Slot sim tray sebelah kiriTerdapat 3 slot, 1 untuk microSD dan 2 nano sim
sebelah kanan ada tombol volume dan tombol power
Tombol Volume dan Power
Pada bagian bawah terdapat jack audio 3.5mm, microfon, port micro USB B, dan speaker
Pada bagian depan, di atas layar terdapat kamera speaker untuk telpon dan sensor proximity Pada bagian bawah layar tidak terdapat tombol kapasitif, karena semua tombol diletakkan di dalam layar.
Pada bagian dahi
Pada bagian belakang, menggunakan metal, untuk sidik jari tidak mudah membekas, tetapi minyak pada tangan sangat mudah tertinggal, terdapat dua buah kamera dan sensor sidik jari.
Bagian belakang
Antarmuka
Zenfone Max Pro M1 ini juga di luar kebiasaan dari seri Zenfone lainnya yang biasanya menggunakan ZenUI sebagai antarmukanya, pada Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan Android stock untuk antar mukanya. Alasan dari ASUS menggunakan android stok sebagai antar mukanya agar performa lebih ringan, tanpa adanya bloatware, serta menekan harga jualnya karena tanpa adanya kustomisasi dari pihak ASUS.
Android Stock pada Zenfone Max Pro M1
Kamera
Sektor kamera pada Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan snapdragon camera dengan yang sangat basic, dimana tidak ada pengaturan Pro seperti pengaturan ISO, shutterspeed serta White Balance seperti pada seri Zenfone kelas menengah lainnya. Akan tetapi kamera pada Zenfone Max Pro M1 ini menggunakan 2 buah kamera dengan ukuran 13MP pada bagian belakang, salah satu lensa digunakan untuk membantu membuat depth of field atau bokeh.
Kamera pada Zenfone Max Pro M1
Sensor fingerprint
Pada saat keluar dari kotaknya, kemampuan sensor fingerprint dari Zenfone Max Pro M1 ini tidak terlalu baik. Pembacaan sidik jari sangat lambat. Setelah 2x update, kemampuan mengenali sidik jari yang sudah terdaftar sudah sangat impresif, cukup cepat, meskipun masih kalah cepat dibanding dengan Zenfone 3 ZE520KL.
Fitur face unlock
Pada saat keluar dari kotaknya, fitur pengenalan wajah untuk membuka kunci dari Zenfone Max Pro M1 masih belum ada, bersamaan dengan update untuk sensor sidik jari, kemampuan ini ditambahkan. Akan tetapi fitur pengenalan wajah untuk membuka kunci pada kondisi cahaya remang masih belum semulus pada saat cahaya cukup kuat.
Demikian hands on dari Zenfone Max Pro M1. Selanjutnya akan dilakukan review benchmark dan kemampuan bermain game.