Tag: sony

  • Sony NEX 6, Mirrorless dengan Electronic Viewfinder

    Sony NEX 6
    Sony NEX 6

    Setelah beberapa tahun menggunakan kamera DSLR dan SLT dari Sony, saya ingin sekali memakai kamera mirrorless. Kamera mirrorless mempunyai beberapa keuntungan yang tidak dimiliki oleh kamera DSLR yaitu dimensinya. Ukuran sangat ringkas, karena tidak menggunakan cermin pada bagian depan sensor. Dari beberapa mirrorless, saya menyukai Sony NEX 6, meskipun kamera tersebut bukanlah kamera terbaru, terbaru dari Sony yaitu Sony Alpha 6000 dan Alpha 7 series. Saya selalu memberi kamera dalam kondisi bekas, karena selisih dengan harga baru cukup lumayan.
    (more…)

  • Review SD Card Sandisk Ultra 32GB

    Sandisk SDHC Ultra Class 10
    Sandisk SDHC Ultra Class 10

    Setelah memiliki kamera Sony SLT A37 yang memorinya berbeda jauh dengan Sony A700, saya terpaksa membeli memori lagi. Karena SLT A37 memiliki kemampuan video Full HD, sangat mubazir jikalau saya menggunakan memori dengan kapasitas kecil dan lambat. Setelah saya browsing dan googling, saya menemukan memori yang sesuai dengan keinginan saya: Class 10, bermerk, kapasitas besar, dan yang paling penting, harga masuk akal per byte-nya. SDHC Sandisk Ultra class 10 dengan kapasitas 32 GB. Memori ini saya beli di sebuah toko online dengan harga masuk akal. Di kemasannya SD card ini tertulis 30MB/s, menurut janjinya memori ini kecepatan bacanya hingga 30 MB/s, untuk kecepatan tulis di bawahnya.

    Ok, sekarang kita lihat kemampuannya. Saya mengujinya dengan menggunakan card reader merk transcend.
    (more…)

  • Review Sony SLT-A37

    Sony SLT A37
    Sony SLT A37

    Saya menggunakan kamera Sony Alpha sejak Sony A230, kemudian ganti ke A300, lalu upgrade ke A700. Setelah awal-awal Sony menghilangkan cermin dan viewfinder optik menjadi teknologi SLT saya tidak membelinya, sebab di beberapa review meskipun SLT ini menggunakan sensor CMOS yang sangat low noise di hi ISO, tetapi banyak sekali komplain dari para penggunanya. Fitur SLT yang menarik dari Sony Alpha ini yaitu full autofocus pada live view dan video dengan teknologi deteksi fasa. Berbeda dengan kamera mirrorless atau  SLR pada umumnya menggunakan deteksi kontras.
    (more…)

  • Servis Kamera DSLR Sony

    Sony Alpha 700
    Sony Alpha 700

    Saya mengganti kamera saya dari Sony Alpha 300 menjadi Sony Alpha 700 3 bulan yang lalu karena ada beberapa fitur yang saya butuhkan di Sony Alpha 700. Tombol yang lebih banyak, dual dial mode depan dan belakang dan masih banyak lainnya. Saya membeli bekas karena Sony A700 sudah diskontinyu beberapa tahun yang lalu. Meskipun kamera ini termasuk kamera lama, tetapi karena fitur-fitur akses cepat dari kamera ini membuat saya menyukainya meskipun banyak dari kamera Sony terbaru yang memilik fitur video ataupun sensor yang lebih bagus. Untuk kamera lain, karena saya terlanjur mencintai forum Alpharian dimana akses untuk servis kamera lebih mudah daripada merk lain saya tidak akan berpindah merk kamera.

    Pada saat saya terima kamera ini cukup bagus, tapi entah karena pemakaian menyebabkan AF pada kamera ini meleset cukup jauh. Sebenarnya hal ini bisa diatasi dengan memakai bukaan kecil F8 ke atas, tetapi karena saya terkadang butuh bokeh-bokehan akhirnya saya bawa ke Sony Authorized Service Center di Surabaya untuk meluruskan sensor AFnya.
    (more…)

  • Minolta 5400HS Flash Badak dengan Power yang Besar

    Minolta 5400 HS

    Memakai DSLR Sony Alpha merupakan satu kebanggan tersendiri, karena merk ini beda dari sebelah yaitu Nikon dan Canon. Karena Sony membeli divisi kamera Konica Minolta, secara otomatis teknologi dari Konica Minolta maupun Minolta bisa dipakai di kamera DSLR/SLT Sony.

    Salah satunya adalah flash minolta 5400HS. Flash ini mempunyai GN54. Meskipun flash ini merupakan flash lama, tetapi daya tahannya tidak bisa diragukan lagi, karena flash ini masih made in japan dan quality controlnya masih sangat ketat. Flash ini bisa dipakai di kamera DSLR sony Alpha, akan tetapi karena flash ini bukan merupakan flash D yaitu seperti flash minolta 3600HSD atau 5600HSD, oleh karena itu TTL/ADI dari flash ini tidak bisa dipakai. Flash ini bisa digunakan di body Sony Alpha atau Konica Minolta 5D/7D dengan mode M. Jadi harus paham teori cara menghitung GN. Dibanding dengan flash merk china kebanyakan yang murah-murah, flash ini masih jauh lebih baik.

     

  • Yongnuo YN460 II for Sony

    Yongnuo YN460-II
    Yongnuo YN460-II

    Alhamdulillah saya diberi rejeki untuk membeli lampu untuk kamera Sony Alpha A300 saya. Karena dana pas-pasan akhirnya saya membeli flash pihak ketiga, Yongnuo. Flash ini murah meriah, kebetulan saya beli di FJB alpharian dengan harga kurang dari 400rb. Flash ini secara teori ber-GN 38, tetapi kenyataannya hanya ber-GN 33 saja.
    (more…)

  • Sony Alpha SLT A57, SLT Kamera Baru dari Sony

    Sony Alpha SLT A57
    Sony Alpha SLT A57

    Sejak meluncurkan generasi pertama SLT yaitu A33 dan A55, Sony semakin meningkatkan kualitas kameranya. Sony mulai berani meninggalkan kamera dengan cermin yaitu kamera 3 digit dan menggantikannya dengan kamera dengan cermin transluent (semi transparan) yaitu kamera 2 digit.

    Pada tanggal 13 Maret 2012 kemarin, Sony mulai meluncurkan produk terbarunya yaitu SLT A57. Sensor masih tetap mengusung CMOS 16 MP, tetapi dengan beberapa peningkatan kinerja yang cukup signifikan. Sensor A57 menggunakan sensor yang sama dengan sensor NEX5N yang terkenal hebat di low light.
    (more…)

  • Vertical Grip Meike for Sony A200/300/350

    VG Meike
    VG Meike

    Setelah memiliki sony A300 langkah selanjutnya yaitu membeli Vertical Grip. Biar terlihat gagah dan bisa memakai 2 batere. Untuk vertical grip merk Sony harganya cukup mahal. 2nd mulai dari 1 juta lebih. Akhirnya saya memberanikan diri untuk membeli Vertical Grip 3rd party. Merk yang direkomendasikan di forum Alpharian yaitu Meike. Karena build quality dari Meike ini sangatlah bagus. Bahkan hampir mirip dengan Vertical Grip merk Sony. Saya mendapatkan Vertical Grip Meike ini dari ebay dengan harga kurang dari separuh dari Vertical Grip 2nd merk Sony.
    (more…)

  • Sony A300 pengganti A230

    Sony A300 dengan grip
    Sony A300 dengan battery grip

    Setelah cukup puas tetapi merasa ada yang kurang dengan Sony Alpha A230, akhirnya ada yang berminat membelinya. yaitu teman saya dari Gondanglegi Malang. Sebenarnya berat sih untuk melegonya. Tetapi karena saya sudah mentok untuk mengeksplornya, dengan rela saya jual. Sony Alpha A230 sebenarnya sudah cukup mumpuni untuk membuat foto yang bagus, asalkan lensa dan konfigurasi yang pas. Biasanya saya memakai model A dan terkadang menggunakan lampu kilat eksternal. Akan tetapi, karena beberapa tombol hilang dari generasi sebelumnya, saya merasa kurang untuk mengeksplornya.
    (more…)

  • Sony Alpha A230 DSLR hebat harga hemat

    Sony a230
    Sony a230

    Kamera Canon Powershot A520 saya sudah cukup uzur. Umurnya sudah 5 tahun, resolusi hanya 3 MP. Ingin dimaksimalkan sepertinya sudah mentok. Saya ingin sekali upgrade kamera ke yang lebih baik. Inginnya sih ke prosumer Panasonic FZ35, yang sudah ada HD videonya, tapi kok nanggung banget. Meskipun sangat bagus dan kualitas top banget, tetapi saya lihat sensor kok kecil ya? Dan saya ingin sekali belajar fotografi lebih dalam.

    Akhirnya pilihan saya pada DSLR entry level. Pilihannya:

    • Nikon D3000
    • Canon 1000D
    • Sony Alpha A230

    Setelah baca-baca blog kamera gue tentang review kamera DSLR 4 juta-an, akhirnya saya jatuhkan pilihan pada Sony Alpha A230. Mengapa saya pilih Sony?
    (more…)