Tag: Linux

  • Memulai Otomatis Aturan Iptables di Debian/Ubuntu

    Iptables adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan administrator sistem untuk mengkonfigurasi tabel yang disediakan oleh firewall kernel Linux dan rantai dan aturan yang disimpannya. Modul dan program kernel yang berbeda saat ini digunakan untuk berbagai protokol. Iptables hanya dapat dijalankan oleh user yang mempunyai hak akses root.

    Seringkali kita sudah membuat aturan pada iptables, tetapi ketika server restart maka seluruh aturan yang kita buat hilang tak berbekas.

    Debian
    Debian

    Untuk memulai secara otomatis aturan yang telah dibuat oleh iptables pada Debian atau Ubuntu merupakan perkara yang mudah.

    Pertama simpan aturan iptables pada /etc/iptables.up.rules

    iptables-save > iptables.up.rules

    selanjutnya buat file /etc/network/if-up.d/iptables pakai editor kesukaan anda lalu ketik

    #!/bin/sh
    iptables-restore < /etc/iptables.up.rule

    Buat agar file tersebut bisa dieksekusi

    chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables

    Sekarang, setiap kali memulai ulang server maka otomatis semua setingan di iptables akan dimulai. Atau bisa juga menjalankan

    iptables-restore < /etc/iptables.up.rule

     

  • Backup Otomatis Database MySQL atau MariaDB

    MySQL database
    MySQL database

    Sebagai sistem administrator, kepentingan membackup database aplikasi berbasis web secara otomatis apalagi dengan hosting di server dedicated membuat  saya harus memutar otak. Backup otomatis database MySQL atau MariaDB dengan webmin yang biasanya saya pakai tidak bisa berjalan dengan baik. Akhirnya saya mencari dan ketemu script untuk menjalankan backup secara otomatis tiap jam 1 dini hari. Script backup otomatis database mysql atau mariadb ini membuat folder backup tiap hari dan hanya menyimpan file 14 hari terakhir. bisa diubah sesuai dengan kebutuhan.
    (more…)

  • Rsync dengan Port SSH Ga Umum

    SSH
    SSH

    Rsync yaitu sebuah aplikasi untuk melakukan sinkronisasi file antara 2 server atau lebih. Rsync ini menggunakan ssh untuk melakukan sinkronisasinya. Lama proses sinkronisasi antar server ini tergantung dari kecepatan jaringan itu sendiri. Jika menggunakan akses dial-up jaman lama, maka akan menyebabkan waktu tunggu yang sangat lama sekali. Tetapi, jika kita menggunakan akses fiber optik atau lebih, maka waktu yang dibutuhkan akan semakin cepat.

    Ketika akan melakukan sinkronisasi web server aplikasi kantor, saya kebingungan untuk melakukan rsync untuk mengkopi aplikasi dari server utama ke server backup. Karena server utama tidak menggunakan port ssh yang umum, misal menggunakan port 2121. Setelah mencari-cari, akhirnya ketemu solusi yaitu:

    # rsync -avz -e “ssh -p $portNumber” user@remoteip:/path/to/files/ /local/path/

    Begitu cepat dan mudahnya melakukan rsync dengan port gak umum pada SSH

    Sumber

  • Mengaktifkan Root Login Melalui SSH di Debian

    Mengaktifkan root login pada ssh di debian
    Mengaktifkan root login pada ssh di debian

    Pada Debian versi terbaru, user root tidak secara otomatis aktif dan bisa diakses melalui SSH. Hal ini dilakukan karena untuk menjamin keamanan pada sistem operasi Linux. Kali ini saya mensharing bagaimana cara mengaktifkan root login melalui SSH di Debian Jessie

    Setelah menjalankan instalasi baru pada Debian 8 (Jessie) dan menginstal SSH server, setelah saya ketik user = root dan password saya ada masalah:

    $ ssh root@10.1.1.12
    root@10.1.1.12's password:
    Permission denied, please try again.
    root@10.1.1.12's password:
    Permission denied, please try again.
    root@10.1.1.12's password:
    Permission denied (publickey,password).

    (more…)

  • Menghilangkan index.php pada Codeigniter di Ubuntu/Debian

    Codeigniter
    Codeigniter

    Meskipun sudah banyak yang beralih ke framework lainnya, saya masih menyukai framework Codeigniter yang menurut saya simpel, ringan dan mempunyai banyak komunitas. Ukuran file yang diunduh tidak terlalu besar. Sebelumnya saya sempat pesimis dengan kelanjutan Codeigniter ini, tetapi setelah berganti pengembang dan sepertinya akan terus dilanjutkan, saya kembali menyukainya.

    Untuk mengembangkan aplikasi dengan menggunakan xampp di Windows, sepertinya tidak ada masalah dengan fungsi rewrite url pada xampp dimana bisa menghilangkan tulisan index.php yang merupakan ciri khas dari framework ini. Akan tetapi jika menggunakan hosting dengan server yang diinstal sendiri memakai distro linux Debian/Ubuntu pasti akan mengalami masalah.

    (more…)

  • Memilih Sistem Operasi Server untuk Server Aplikasi berbasis Web

    Linux
    Linux

    Di tempat kerja saya, menggunakan aplikasi berbasis web. Sehingga dibutuhkan sistem operasi yang mampu menangani semua tugas yang dibutuhkan. Yaitu web server, bahasa pemrograman php, serta mysql sebagai databasenya. Memilih sistem operasi server untuk server aplikasi berbasis web tidaklah mudah. Banyak sekali pilihan Sistem Operasi untuk server yang bisa digunakan untuk Server berbasis Web. Sistem operasi Windows Server sebenarnya cukup bagus, tetapi karena biaya lisensi yang cukup mahal, tidak cocok digunakan pada kantor saya. Pilihan lain yaitu Sistem Operasi dengan lisensi Opensource, ada freebsd, linux, atau beberapa sistem operasi yang Unix like lainnya.

    Pilihan saya yaitu pada linux, akan tetapi distro linux sangat banyak sekali jumlahnya. Sehingga cukup membingungkan pengguna. Dari sekian banyak distro linux server yang ada, saya memutuskan untuk memilih 2 sistem operasi server untuk server aplikasi berbasis web yaitu:

    • Untuk CentOS, distro ini hebat, berbasis komunitas dan menggunakan source dari RHEL yang berbayar. Tetapi satu kekurangannya. Saya tidak terbiasa dengan rpm.
    • Debian, distro paling stabil di muka bumi untuk saat ini. Distro ini cocok buat saya yang terbiasa dengan ubuntu. Akan tetapi beberapa versi terbaru mysql belum tersedia. Tetapi saya sudah terbiasa dan cocok dengan debian. Saat ini debian sudah mencapai versi 7 (wheezy).

    Mengapa saya tidak memakai ubuntu? Sebab rilis dari ubuntu terlalu cepat, tiap 6 bulan muncul rilis baru. Sedangkan server yang terhubung dengan internet apalagi server yang selalu on 24 jam tidak terlalu butuh update aplikasi dengan cepat dimana akan mengganggu running time dari server tersebut.

    Demikian saya memilih sistem operasi server untuk server aplikasi berbasis web pada kantor saya. Saat ini kantor saya menggunakan Debian 8 (Jessie).

  • Koneksi GPRS XL di Ubuntu Linux

    Ubuntu Linux tanpa repositori bagaikan sayur tanpa garam. Kurang nikmat! Fitur standar banget. Cuma ada Office, software untuk internet dan software-software lisensi GPL yang sedikit sekali, agar muat dalam CD mungkin maksud dari pembuat distro Ubuntu. Jadi untuk menyetel mp3, 3gp (hihihihi), file multimedia lain atau membuka pdf tidak bisa. Jadi dibutuhkanlah repositori agar bisa dengan nyaman menyelami Ubuntu Linux. Ada dua cara untuk mendapatkan repositori Ubuntu ini. Membeli DVD repositori di KPLI-KPLI terdekat atau di mengunduh dari internet. Lha saya ada koneksi Xplor corporate, sekalian sambil belajar lebih dalam dunia ubuntu, mengunduh saja.

    (more…)

  • Ubuntu : Linux for Human Beings

    Kemarin pagi saya mendapatkan kiriman dari Belanda. Awalnya sih kaget, kok dapat 29 CD. Hehehehe, diapprove semua orderan saya di shipit ubuntu, kubuntu, dan edubuntu. Saya mendapat 10 CD Ubuntu, 10 CD Kubuntu, 2 CD Ubuntu 64-bit, 2 CD Kubuntu 64-bit, 5 CD Edubuntu.

    (more…)

  • Pelatihan Migrasi Open Source di Dinkes Lamongan (Hari I)

    Pada tanggal 28 dan 29 Oktober 2011 bersama Komunitas Open Source dan Linux Lamongan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan mengadakan pelatihan migrasi ke Open Source. Sistem Operasi yang dipilih setelah disepakati adalah BlankonLinux. Ada beberapa hal yang menyebabkan Dinkes Lamongan dan KOSLA memilih BlankOn Linux.

    1. Ubuntu memang bagus, tapi karena terlalu cepat update rilis baru (tiap 6 bulan sekali) menyebabkan Sistem Operasi yang diinstall terasa jadul. Apalagi tidak semua Puskesmas di kabupaten Lamongan ada jaringan internetnya.
    2. Adanya keinginan untuk menggunakan distro yang dibuat oleh bangsa sendiri
    3. Di antara distro buatan Indonesia yang maintenance-nya sangat bagus dan didukung oleh komunitas yaitu BlankOn Linux.

    (more…)

  • Tokoku-online.com One Stop Linux Solution

    Dahulu saya adalah penikmat install uninstall Linux. Kenapa disebut penikmat, karena saya menyukai proses menginstal Linux yang baru dan menghapus Linux jika tidak cocok. Saya tertarik dengan Linux sejak membeli majalah InfoLinux. Akan tetapi karena waktu itu majalah InfoLinux masih menggunakan media CD yang tidak muat jika diisi salah satu distro Linux versi full, akhirnya saya mencari toko online. Awalnya saya membelinya di GudangLinux. Saya cukup puas dengan pelayanan dari Gudang Linux, sebelum saya diberi tahu oleh teman saya Adrianus, bahwa teman saya Eko Hadi Murwanto mempunyai sebuah toko online yang khusus menjual Linux. Awalnya saya tidak percaya, karena dahulu Eko hanya menjual hardware secara online, khusus untuk overclock. Saya mengenalnya dari milis overclock.
    (more…)