Tag: epson

  • Epson L220, PSC Sederhana dengan Tinta Infus

    Epson L220
    Epson L220

    Mempunyai printer yang mempunyai kemampuan print, scan dan copy (PSC) untuk keperluan kuliah memang sangat penting. Banyak sekali printer All in One (PSC) di pasaran saat ini. Penulis membeli sebuah printer All in One yaitu print scan copy yang akan digunakan untuk kepentingan mencetak dan memindai dokumen penting selama penulis kuliah di UGM.

    Pilihan printer All in One

    Banyak sekali pilihan printer All in One yang beredar saat ini. Ada yang menggunakan cartridge yang tiap kali tinta habis, harus mengganti cartridge-nya. Hal ini tidaklah efisien dari sisi biaya. Penulis menginginkan sebuah printer All in One yang sudah include tinta infus dengan budget tak lebih dari 2 juta rupiah. Pilihan printer All in One yang menggunakan tinta infus semakin mengerucut: HP Deskjet GT5810, Canon G2000, Brother DCP-T300, dan Epson L220

    Kesederhanaan Epson L220

    Di antara keempat pilihan tersebut, penulis lebih menyukai Epson L220, karena desain simpel, tombol hanya ada 3 dan harga pas 2 juta rupiah saja. Ketiga tombol tersebut yaitu: power, copy monokrom, dan copy warna. Epson L220 merupakan PSC sederhana dengan tinta infus.

    Printer Epson L220 tidak ada fitur mencetak dari wireless, jadi printer ini hanya bisa mencetak melalui kabel saja. Mencetak melalui kabel, merupakan fitur paling dasar pada sebuah printer. Karena memang ini yang penulis butuhkan. Penulis tidak membutuhkan fitur mencetak melalui smartphone.

    Baca juga: Epson L120 printer infus bawaan pabrik

    Kesederhanaan dari Epson L220 ini yaitu printer ini tidak bisa mencetak borderless, dan untuk urusan cetak foto, hasil cetakan tidaklah istimewa.

    Proses Instalasi

    Setelah mengikuti petunjuk dari kertas manual yang diberikan oleh Epson pada paket penjualannya, yaitu mengisi masing-masing tinta, dan menyalakan printer, setelah didiamkan kurang lebih selama 30 menit, printer ini bisa dipakai. Untuk proses penginstalan melalui komputer tidaklah begitu susah. Hanya tinggal klik next-next dan accept, maka printer ini bisa digunakan untuk memindai dokumen dan mencetak dokumen.

    Hasil scan pada printer ini cukup diacungi jempol. Karena sebelum melakukan penyecannan, bisa diatur tingkat kecerahan, ketajaman, warna pada hasil scan. Sedang untuk proses pencetakan, tidaklah mengecewakan waktunya: 7 pages/min Monochrome, 3.5 pages/min Colour. Tidak terlalu lama, meski bukan yang tercepat.

    Untuk printer seharga 2 juta rupiah, printer ini cukup worthed dalam kualitas scan dan cetak.

    Demikian tulisan singkat  Epson L220, PSC Sederhana dengan Tinta Infus

    Spesifikasi Teknis

    Printing Method On-demand inkjet (Piezo electric)
    Nozzle Configuration 180 Nozzles Black, 59 Nozzles per Color
    Minimum Droplet Size 3 pl, With Variable-Sized Droplet Technology
    Ink Technology Dye Ink
    Printing Resolution 5,760 x 1,440 DPI
    Application Home, Office Desktop
    All-in-One Functions Print, Scan, Copy

    Mencetak

    Printing Speed ISO/IEC 24734 7 pages/min Monochrome, 3.5 pages/min Colour
    Printing Speed 69 Seconds per 10 x 15 cm photo (Epson Premium Glossy Photo Paper), 27 pages/min Monochrome (plain paper 75 g/m²), 15 pages/min Colour (plain paper 75 g/m²)
    Colours Black, Cyan, Yellow, Magenta

    Memindai

    Single-sided scan speed (A4 black) 300 DPI 2.4 msec/line; 600 DPI 7.2 msec/line
    Single-sided scan speed (A4 colour) 300 DPI 9.5 msec/line; 600 DPI 14.3 msec/line
    Scanning Resolution 600 DPI x 1,200 DPI (Horizontal x Vertical)
    Output formats BMP, JPEG, TIFF, PDF
    Scanner type Contact image sensor (CIS)
  • Epson L120, Printer Infus Bawaan Pabrik

    Epson L120
    Epson L120

    Akhirnya setelah menemani selama 5 tahun, printer Epson T20E rusak juga. Printer Epson T20E saya akui kehandalannya dalam menemani saya mengerjakan skripsi sewaktu saya mengambil S1 Teknik Informatika dulu. Sebuah printer yang jarang sekali menyusahkan saya. Akan tetapi karena memang sudah berumur, seminggu yang lalu dimulai dari rolnya yang mulai oblak, gak bisa menarik kertas, selanjutnya tidak bisa mengeluarkan tulisan sama sekali. Saya bawa ke tukang servis ternyata didiagnosa kena headnya. Setelah saya browsing sana-sini, ternyata harga head dari Epson T20E seharga 600rb-an. harga yang cukup mahal. Dahulu printer saya beli dengan mahar 750rb. Daripada saya mengganti head printer yang saya rasa hanya bisa bertahan 6 bulan, saya putuskan untuk membeli printer baru.

    (more…)

  • Scanner Epson V370, scanner negatif film kualitas top

    Epson Perfection Scanner V370
    Epson Perfection Scanner V370

    Lama sekali tidak posting di blog ini karena sibuk dengan mainan baru, kamera analog, akhirnya nulis lagi. Kali ini saya akan mereview scanner terbaru dari Epson yaitu Epson Perfection V370. Mungkin banyak orang menganggap di era digital sekarang memotret dengan menggunakan kamera film serasa kembali ke jaman batu. Akan tetapi bagi beberapa orang, memotret dengan menggunakan kamera film ada perasaan tersendiri, dimana kita harus mengitung exposure (diafragma, shutter speed, dan ISO) serta fokus manual, dimana memotret dengan kamera analog membutuhkan kesabaran yang maksimal. (more…)

  • Resetting Printer Canon

    Sudah saya tambahkan sumbernya http://www.printersiam.com/data/DOWNLOAD.HTM Canon BJC-2000 BJC-2100 Series

    1: Remove the Cartridge
    2: Unplug the AC Power Cord
    3: Close Front access panel, Hold down the RESUME/RESET button and plug in the AC power cord
    4: Release RESUME/RESET after plugging in the AC Power cord.
    5: Press the RESUME/RESET once within 5 seconds and release the RESUME/RESET .
    6: Press and HOLD RESUME/RESET for two seconds or more and release it.
    7: Press and HOLD RESUME/RESET for two seconds or more and release it.
    8: Unplug AC Power Cord to set data.

    (more…)