Tag: Codeigniter

  • Error Codeigniter 3.15: mysqli::real_connect(): Headers and client library minor version mismatch

    Codeigniter
    Codeigniter

    Server yang saya pakai biasanya menggunakan codeigniter 2.12, sehingga ketika update php ataupun mariaDB tidak pernah mengalami masalah. Ketika saya menggunakan Codeigniter 3.15, terjadi error pada halaman Welcome

    A PHP Error was encountered
    Severity: Warning
    
    Message: mysqli::real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50560 Library:100136
    
    Filename: mysqli/mysqli_driver.php
    
    Line Number: 201
    
    Backtrace:
    
    File: /var/www/html/ujicoba/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Sehingga muncul pertanyaan, kenapa header dan client library berbeda muncul peringatan pada aplikasi. Untuk mengatasi hal tersebut yaitu cukup menginstall mysql native driver untuk PHP. Karena server saya menggunakan debian cukup ketik perintah:

    # apt-get install php5-mysqlnd

    secara otomatis akan meremove php5-mysql yang ada pada server.

    Sebelum menguji coba server saya, saya lakukan perintah restart pada apache 2 server saya

    # service apache2 restart

    selanjutnya peringatan error pada Codeigniter akan menghilang.

  • Menghilangkan index.php pada Codeigniter di Ubuntu/Debian

    Codeigniter
    Codeigniter

    Meskipun sudah banyak yang beralih ke framework lainnya, saya masih menyukai framework Codeigniter yang menurut saya simpel, ringan dan mempunyai banyak komunitas. Ukuran file yang diunduh tidak terlalu besar. Sebelumnya saya sempat pesimis dengan kelanjutan Codeigniter ini, tetapi setelah berganti pengembang dan sepertinya akan terus dilanjutkan, saya kembali menyukainya.

    Untuk mengembangkan aplikasi dengan menggunakan xampp di Windows, sepertinya tidak ada masalah dengan fungsi rewrite url pada xampp dimana bisa menghilangkan tulisan index.php yang merupakan ciri khas dari framework ini. Akan tetapi jika menggunakan hosting dengan server yang diinstal sendiri memakai distro linux Debian/Ubuntu pasti akan mengalami masalah.

    (more…)

  • Codeigniter belum habis

    Codeigniter
    Codeigniter

    Setelah posting saya tentang berhentinya Codeigniter, saya lalu mengecek kembali apakah CI masih terus berlanjut atau tidak.  Ternyata pada bulan Mei 2014 yang lalu ellislab telah meluncurkan CodeIgniter versi 2.2.0. Saya sendiri belum mengunduh dan mencobanya. Insya Allah akan saya coba di kemudian hari.

  • Hello World di Codeigniter

    Setelah kita mengatur /application/config, kita belajar membuat “Hello World” pada Codeigniter. Ok, sekarang kita buat view terlebih dahulu. Kita buat file hello_view.php di /application/views/

    <html>
    <head>
    <title>Hello World!</title>
    </head>
    <body>
    <p>Hello World di Codeigniter 2.1.0. Di sini kita belajar memahami codeigniter</p>
    </body>
    </html>

    Setelah membuat file view lalu kita buat controller. Kita buat file hello.php di /application/controllers/

    <?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');
    
    class Hello extends CI_Controller {
    function __construct()
    {
    parent::__construct();
    }
    
    function index()
    {
    $this->load->view('home_view');
    }
    }

    Setelah itu kita jalankan di

    http://localhost/belajar_ci/index.php/hello

  • Memulai Codeigniter (2)

    Setelah berhasil menginstall Codeigniter 2.1.0, sekarang kita lanjutkan untuk mengenali lebih lanjut tentang CI ini. Pertama kita ke folder /application/config. Di sini kita bisa mengubah konfigurasi dari CI ini, mulai dari autoload, config, database dan lain sebagainya. Kali ini hanya file-file penting saja.

    • File autoload.php
      File ini berisi apakah bagian dari CI baik itu package, library, helper, custom config, dan model yang diload ketika aplikasi terinstall di server. Meload otomatis bagian dari CI memang akan menghemat waktu untuk coding, tetapi sangat memboroskan resource server. Misal ketika tidak terlalu membutuhkan xmlrpc, kita tidak usah memasukkannya di autoload. Cukup di tiap-tiap controller saja.
    • File config.php
      Di sini kita bisa mengubah base_url yang harus diisi ketika kita menginginkan absolute url awal dari aplikasi yang dibuat, prefix dan lain sebagainya
    • File database.php
      File ini berisi konfigurasi database yang digunakan, baik server, user dan passwordnya maupun driver yang dipakai
    • File routes.php
      File ini merupakan pilihan untuk mengarahkan default controller yang dipakai ketika aplikasi dijalankan.

    Ok, cukup sekian dulu sharing Codeigniter dari saya, Insya Alloh dilanjutkan lagi di kemudian hari. Semuanya bisa dibaca di user_guide pada setiap kali menginstall Codeigniter.

  • Memulai Codeigniter

    Codeigniter adalah framework php yang paling banyak pemakainya. Codeigniter sendiri dibuat oleh mantan rocker Rick Ellis. Framework Codeigniter ini sendiri di Indonesia banyak sekali komunitasnya. Meskipun bukan framework terbaik yang ada saat ini, tetapi karena kemudahannya serta dokumentasi yang sangat lengkap, sehingga Codeigniter sangat mudah dipahami oleh orang yang tidak pernah memakai framework. Tujuan memakai framework adalah untuk menyeragamkan penulisan kode program dan untuk mempercepat dalam membangun sebuah aplikasi skala besar. Bukan berarti build from scratch tidak bisa membuat aplikasi dalam skala besar, tetapi dalam hal pengembangan selanjutnya seperti penambahan fitur dan sebagainya programmer tidak harus memahami dari 0 aplikasi yang telah ada. Codeigniter sendiri merupakan salah satu framework yang menggunakan konsep MVC. Dalam MVC sendiri terdapat pemisahan antara data (Model) dan tampilan (view) yang diproses oleh Controller.
    (more…)