
Saya pemakai kamera digital Canon A520. Kamera ini menurut saya sudah cukup, meskipun lag setelah memakai flash sangat tinggi. Saya membelinya bulan Desember 2005. Saat itu di dalam benak saya yang penting memakai baterai AA yang mudah dicari. Jadi sewaktu-waktu butuh baterai bisa memakai baterai Alkaline yang harganya lumayan murah. Dibanding baterai Lithium yang harganya mahal dan susah mencarinya.
Selama ini saya memakai baterai NiMH, awalnya memakai baterai Sony 2000 mAH bawaan charger Sony. Tapi cepat sekali drop. Ternyata pemakaian daya kamera digital ini lumayan boros. Setelah sudah tidak bisa dipakai lagi, entah dicharge berapa kali saya tidak menghitungnya, saya memakai baterai NiMH Sanyo 2300 mAH dan Sanyo 2500 mAH. Saya memakai baterai tersebut lumayan puas, tapi jeleknya setelah dicharge, selang waktu seminggu dari proses pengisian, batere tersebut tidak bisa dipakai lagi. Alias harus dicharge lagi. 🙁 Konon ini yang namanya self discharge alias pengosongan sendiri dari baterai NiMH tersebut. Disamping itu baterai NiMH juga punya keburukan adanya memory effect, jadi jika belum benar-benar kosong lalu diisi ulang, maka kapasitas batere mengikuti kapasitas terakhir. Misalnya baterai tinggal 20%, lalu diisi ulang, maka kapasitas saat habis ya 20% itu sebagai kapasitas paling kecil, tidak bisa sampai 0%. Jadi kapasitas yang bisa dipakai cuma 80%.
(more…)