Beberapa hari yang lalu saya disuruh menservis laptop teman saya. Laptop teman saya itu bermerk Forsa dengan type FS 1410. Spesifikasi dari laptop tersebut yaitu:
Hewlett-Packard sepertinya akan menghentikan produk low end mereka dengan brand HP pada jajaran notebook mereka. Setelah saya browsing di bhinneka, saya melihat ada 3 produk baru dari Compaq. Dan setelah saya lihat model dan chipsetnya, ternyata hampir mirip dengan HP 540. Perbedaan mendasar dari HP 540 dan Compaq CQ 510 adalah :
HP 540
Compaq CQ 510
Resolusi
1280 x 800 pixel
1366 x 768 pixel
Layar
14.1″ WXGA
14.1″ WXGA LED
Prosesor
Core 2 Duo T5670 1.8 GHz
Core 2 Duo 5870 2.0 GHz
Webcam
Tidak Ada
Ya 2 MP
Logo di belakang Layar
hp
Q besar
Dari harga, lebih murah CQ 510 series. Yang jelas saya belum pernah memegang CQ 510, jadi saya tidak tahu apakah BIOS pada CQ 510 bisa didisable SATA native-nya atau tidak. Tapi pasti bisa diinstall Windows XP, dengan syarat pakai nlite seperti pada tulisan saya sebelumnya, untuk drivernya harus mencari sendiri. Dari chipset yang sama dengan HP 540 saya perkirakan bisa menggunakan driver HP 540 untuk windows XP. Jadi silakan pilih, HP 540 dengan CPU jadul tapi menggunakan brand HP atau CQ 510 dengan CPU lumayan ngebut, Webcam, LED backlit, 16:9 display tapi dengan brand Compaq?
Update:
Terima kasih buat aiia atas informasinya tentang bahwa CQ 510 bisa didisable SATA native-nya dari BIOS.
Untuk download driver Compaq CQ 510 buat Windows XP
Setelah mengetahui cara penginstallan Windows XP di HP 540 dengan SATA native didisabled, berikut ini saya tuliskan bagaimana membuat agar Windows 2000/XP/2003 bisa mengenali HDD SATA pada laptop baru dengan chipset intel. Prinsip kerjanya sama dengan tulisan integrasi driver SATA dengan chipset Silicon Image saya yang dulu. Saya tulis lagi karena notebook dengan chipset intel paling banyak beredar saat ini. Oke, kita mulai saja. Saya menggunakan Windows Server 2003 Enterprise SP2 sebagai contoh pembuatan installer Windows dan sebuah komputer yang sudah terinstall Windows XP :
Install dotNetFramework 2.0 terlebih dahulu, lalu install nLite-nya.
Okay. Sekarang kita mulai mengintegrasikan driver SATA intel ke dalam installer Windows Server 2003. Dalam hal ini saya menggunakan nlite 1.47. (maklum males download lagi) (more…)
Setelah saya mempost laptop HP 540 yang keren di blog ini, ada beberapa telpon dan sms yang masuk menanyakan bagaimana menginstall Windows XP di HP 540 ini. Perlu diketahui, Windows XP meskipun sudah SP3 tidak menyertakan driver SATA pada installernya. Jadi ketika menginstall windows XP pada notebook-notebook baru ada masalah, yaitu munculnya bluescreen saat menginstall Windows XP atau tidak mengenali adanya hdd di laptop tersebut. Ada beberapa cara untuk menginstall Windows XP pada HP 540 ini yaitu:
Mendisable SATA native pada BIOS. Caranya masuk BIOS tekan F10 pada saat POST. Pilih System Configuration – Device Configuration.
Lalu pilih SATA Native Mode, pilih disabled
Setelah itu tekan F10, F10, Enter, F10. Insya Allah penginstalan Windows Xp akan berjalan dengan lancar. Asal drivernya sudah lengkap semua lho..
Sebelum membeli laptop hp 540 yang oke banget, saya membeli Harddisk eksternal. Waktu itu saya melihat di pameran ada Transcend dengan harga cukup murah. Saya lalu tertarik untuk membelinya. Pilihan saya ada pada Transcend StoreJet 25 dengan kapasitas 320 GB dengan harga IDR 785 rb itu sudah mendapat potongan harga yang lumayan dari harga aslinya yang IDR 900rb-an. Kalau memilih yang 500 GB masih terlalu mahal di atas 1 juta, tepatnya 1.150 juta. Meskipun harga per MB-nya masih lebih murah HDD 500 GB daripada dengan kapasitas 320 GB. (more…)
Terkadang untuk mencocokkan waktu antara komputer membosankan. Pada default standar windows XP, server yang digunakan yaitu time.windows.com dan time.nist.gov. Semua server tersebut berada di US. Daripada menunggu waktu yang lama, apalagi koneksi internet di desa yang hanya bisa untuk sedikit browsing dan email, saya mencari server lokal di IIX atau IXP ya? Saya lalu mencari di google server NTP yaitu di ntp.kim.lipi.go.id. Ada dua cara untuk menambah time server yaitu: (more…)
Kemarin siang saya dapat panggilan dari Kantor Pos kecamatan bahwa saya dapat paket dari luar negeri. Ternyata Ubuntu 9.04. Saya memesan 10 CD Ubuntu dan 5 CD Kubuntu. Awalnya saya memesan 15 CD Ubuntu dan 10 CD Kubuntu, tapi ditolak oleh shipit. Sejak versi 6.04, 7.10, 8.10 dan sekarang 9.04 saya selalu saja mendapatkan kiriman dari shipit.ubuntu.com. Entah ubuntunya percaya dengan saya sehingga saya sering mendapat kiriman lebih dari 10. Alasan saya untuk dibagikan pada teman-teman di kampus. Dan karena Kantor Pos kecamatan dekat saya datangi saja dan seperti biasa hanya membayar Rp 7.000 saja. Teman saya di Lamongan kota ditarik biaya > Rp 100.000 oleh oknum Pos Lamongan. Mungkin oknum Posnya sedang keluar tanduknya sehingga menarik biaya begitu banyak, jadinya teman saya tidak mengambilnya. Dia cuma bilang, “itu gratis, kalau disita sama Pak Pos silakan saja, nanti aku minta yang banyak, biar Kantor Pos Lamongan gak punya tempat buat nampung CD-CD Ubuntu.” Hehehehehehe.. (more…)
Setelah hampir dua bulan tidak memegang notebook, terpaksa pinjam komputer saudara, akhirnya pada Pameran Komputer di Festival Komputer Indonesia 2009 di Gramedia Expo dan Compuvaganza 2009 di Jatim Expo saya bisa membeli sebuah laptop baru. Awalnya pada hari sabtu, tanggal 13 Juni 2009 saya dengan teman saya Bayu hanya sekadar melihat-lihat pameran komputer di FKI ’09 di Gramedia Expo. Wuih banyak sekali notebook keren dan bagus di sana. Saya sempat bingung memilihnya. Saya tertarik dengan Lenovo IdeaPad G430 type 59021131, tapi karena barang di Surabaya belum ada saya urungkan untuk membelinya. Akhirnya saya pulang dengan membawa banyak sekali brosur untuk dilihat-lihat di rumah. (more…)
Beberapa saat yang lalu saya menginstall sebuah program. Ternyata program tersebut secara sengaja memaksakan untuk menginstall toolbar dari Ask.com. Awalnya saya pikir hanya toolbar biasa di firefox atau IE, ternyata toolbar dari Ask.com ini membuat firefox menjadi hang untuk beberapa saat. Mengubah default search engine pada firefox dari Google ke Ask. Jika sebuah web tidak ditemukan, otomatis ke halaman search enginnya ask.com. Huh benar-benar menyebalkan.
Akhirnya saya putuskan untuk membuang semua yang berhubungan dengan Ask.com baik dari firefox maupun Internet explorer saya. Untuk firefox:
Dari tools – add-ons – uninstall toolbar Ask dari sana
Setelah itu restart firefox
Dari address bar ketik about:config
Dari filter ketik : keyword. Pilih keyword.URL. Klik dua kali keyword.URL. Ubah nilai bawaan dari ask.com menjadi : http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=utf-8&q=
Dari add/remove program pada control panel unistall juga toolbar dari Ask.com sekalian
Restart firefox anda. Maka dijamin anda akan bebas dari ask.com selamanya
Pada review add-on Ask Toolbar banyak yang membencinya. Karena sangat mengganggu sekali.