Google Apps merupakan aplikasi bisnis dari google dengan menggunakan domain pribadi seperti web saya ini. Seluruh e-mail di web saya ini menggunakan fasilitas dari gmail apps. Saya sudah memakainya sejak beberapa tahun yang lalu, kira-kira sejak tahun 2007. Waktu itu saya mendaftar karena gratis dan gmail mempunyai kapasitas yang cukup besar. Saat ini sudah mencapai 10 GB/akun yang saya miliki.
Kabar mengejutkan dari google saya terima tadi pagi. Google memutuskan untuk tidak menerima pendaftaran baru versi gratis dari Google Apps. Tapi yang cukup membuat saya lega, pendaftar versi gratis sebelumnya masih bisa memakai fasilitas Google Apps seperti biasa.
Menurut wikipedia, redscale adalah suatu teknik dimana bagian film yang terekspos pada sisi yang salah. Jadi film yang dipakai memang sengaja dibalik. Untuk teknik membalik film silakan cari di google. Saya mencoba Fujifilm Superia 200 dimana hasil dari Superia ini sangat menonjol warna merahnya. Sebenarnya saya juga mencoba film Kodak Color Plus 200, tetapi karena kecelakaan kecil yaitu isolasi yang saya pakai tidak menempel dengan kuat. Jadinya satu rol leak/terbakar semuanya.
Saya menembaknya menggunakan kamera Minolta Dynax 404si yang saya set di kamera menjadi ISO 100. (more…)
Alhamdulillah sebulan yang lalu saya membeli kamera SLR analog di ebay dengan harga terjangkau. Kamera tersebut merk Zenit 122 dengan lensa helios 44M 8. Beginilah penampakkan gambar dari Zenit 122 dengan lensa yang terpasang.
Zenit 122 dengan Helios
Kondisi kamera masih sangat mulus, lensa bening viewfinder juga masih jernih. (more…)
Memori atau RAM laptop tua saya HP 540 aslinya berukuran 1 GB, sejak beli sudah diupgrade ke 3 GB. Sebenarnya laptop ini sudah cukup tua, tetapi karena masih cukup handal untuk digunakan sehari-hari, daripada saya jual dengan harga yang sangat murah lebih baik saya upgrade saja.Masih bisa untuk coding dan yang lainnya. HP 540 milik saya cukup awet, sebab di beberapa komentar tentang HP 540 di blog ini, banyak yang sudah rusak LCD, ODD dan keyboardnya. Padahal pemakaian laptop ini sehari lebih dari 8 jam.
Karena laptop ini sudah cukup tua yaitu pembelian pada tahun 2009 yang lalu, memori yang dipakai masih DDR2 yang harganya memang cukup mahal dan pilihan merk sedikit yang ready. Saya membelinya di toko online di jakarta mencari merk yang saya cari tidak ada, akhirnya saya dapat merk lokal yang cukup kredibel dan bertanggung jawab untuk garansinya. Untuk proses penggantian cukup mudah, hanya mencopot 1 baut RAM lalu pasang module memori saja.
Saya mencoba menggunakan ubuntu 32-bit ternyata tidak dikenali semuanya, hanya 3 GB saja. Untuk Windows XP 32-bit juga hanya dikenali 3,5 GB saja. Akhirnya saya ganti OS saya menjadi 64-bit agar kapasitas memori yang terpasang di laptop saya bisa terbaca seluruhnya meskipun berkurang sedikit karena laptop ini menggunakan VGA onboard. Pemakaian Windows 7 64-bit dan Ubuntu 64-bit yang saya gunakan ternyata tidak terlalu membebani kinerja CPU. Meski ketika menjalankan beberapa program 32-bit di Windows 7 64-bit terlihat load CPU lebih dari 32%.Untuk memainkan game Football Manager 2012 lebih ringan, menjalankan Adobe Photoshop CS 5.1 juga tidak ada lag berarti.
Kesimpulan, upgrade memori >= 4GB dengan menggunakan OS 64-bit cukup meningkatkan kinerja laptop tua.
Setelah kita mengatur /application/config, kita belajar membuat “Hello World” pada Codeigniter. Ok, sekarang kita buat view terlebih dahulu. Kita buat file hello_view.php di /application/views/
<html>
<head>
<title>Hello World!</title>
</head>
<body>
<p>Hello World di Codeigniter 2.1.0. Di sini kita belajar memahami codeigniter</p>
</body>
</html>
Setelah membuat file view lalu kita buat controller. Kita buat file hello.php di /application/controllers/
<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');
class Hello extends CI_Controller {
function __construct()
{
parent::__construct();
}
function index()
{
$this->load->view('home_view');
}
}
Setelah berhasil menginstall Codeigniter 2.1.0, sekarang kita lanjutkan untuk mengenali lebih lanjut tentang CI ini. Pertama kita ke folder /application/config. Di sini kita bisa mengubah konfigurasi dari CI ini, mulai dari autoload, config, database dan lain sebagainya. Kali ini hanya file-file penting saja.
File autoload.php
File ini berisi apakah bagian dari CI baik itu package, library, helper, custom config, dan model yang diload ketika aplikasi terinstall di server. Meload otomatis bagian dari CI memang akan menghemat waktu untuk coding, tetapi sangat memboroskan resource server. Misal ketika tidak terlalu membutuhkan xmlrpc, kita tidak usah memasukkannya di autoload. Cukup di tiap-tiap controller saja.
File config.php
Di sini kita bisa mengubah base_url yang harus diisi ketika kita menginginkan absolute url awal dari aplikasi yang dibuat, prefix dan lain sebagainya
File database.php
File ini berisi konfigurasi database yang digunakan, baik server, user dan passwordnya maupun driver yang dipakai
File routes.php
File ini merupakan pilihan untuk mengarahkan default controller yang dipakai ketika aplikasi dijalankan.
Ok, cukup sekian dulu sharing Codeigniter dari saya, Insya Alloh dilanjutkan lagi di kemudian hari. Semuanya bisa dibaca di user_guide pada setiap kali menginstall Codeigniter.
Codeigniter adalah framework php yang paling banyak pemakainya. Codeigniter sendiri dibuat oleh mantan rocker Rick Ellis. Framework Codeigniter ini sendiri di Indonesia banyak sekali komunitasnya. Meskipun bukan framework terbaik yang ada saat ini, tetapi karena kemudahannya serta dokumentasi yang sangat lengkap, sehingga Codeigniter sangat mudah dipahami oleh orang yang tidak pernah memakai framework. Tujuan memakai framework adalah untuk menyeragamkan penulisan kode program dan untuk mempercepat dalam membangun sebuah aplikasi skala besar. Bukan berarti build from scratch tidak bisa membuat aplikasi dalam skala besar, tetapi dalam hal pengembangan selanjutnya seperti penambahan fitur dan sebagainya programmer tidak harus memahami dari 0 aplikasi yang telah ada. Codeigniter sendiri merupakan salah satu framework yang menggunakan konsep MVC. Dalam MVC sendiri terdapat pemisahan antara data (Model) dan tampilan (view) yang diproses oleh Controller. (more…)
Saya pengguna matrix sejak tahun 2003. Saya tidak pernah pindah ke operator lain meskipun operator lain menawarkan tarif lebih murah. Sejak menggunakan Samsung galaxy Young, daripada tagihan matrix saya jebol berjuta-juta lebih baik saya paketkan dengan tarif internet unlimited Indosat. Saya memilih tarif bulanan. Menurut saya harga 50rb per bulan untuk pemakaian unlimited dengan speed 384 Kbps dengan FUP sampai 500 MB saya rasa cukup untuk pemakaian secara mobile. Untuk tagihan tiap bulan saya lihat sesuai, maksudnya tagihan sebelum PPN Rp 45.454 ditambah PPN 10% hanya Rp 50.000. Tarif 50rb/bulan untuk pemakaian semua aplikasi di ponsel saya rasa sesuai daripada tarif untuk Blackberry sekitar 100rb/bulan untuk semua aplikasi.
Saya pikir ponsel android paling murah merk terkenal hanya Samsung Galaxy Young, ternyata ada lagi ponsel Android dengan harga yang sangat terjangkau. Huawei Boulder U8350 adalah ponsel android dengan gabungan keyboard qwerty dan layar sentuh kapasitif. Huawei sendiri adalah produsen modem yang sudah cukup ternama, selain itu huawei juga membuat ponsel dengan harga terjangkau tetapi fitur melimpah seperti Ideos X5. Ponsel ini pada awalnya dijual seharga 1.7juta, akan tetapi saat ini ponsel ini bisa diperoleh dengan harga kurang dari 700rb saja. (more…)
Alhamdulillah mendapatkan kesempatan memakai kamera SLT dari Sony. Kamera ini merupakan kamera entry level dengan kemampuan yang cukup mumpuni. SLT sendiri singkatan dari Single Lens Transluent. Berbeda dengan SLR (Single Lens Reflect) dimana ada cermin yang naik turun, SLT sendiri menggunakan cermin semi transparat dimana 70% cahaya akan diteruskan ke sensor utama, sedangkan 30% lainnya akan dipantulkan ke sensor AF. Kelebihan utama dari SLT sendiri yaitu cermin tidak naik turun sehingga efek dari hentakan cermin tidak ada dan autofocus pada saat pengambilan video sangat cepat karena menggunakan deteksi fasa, berbeda dengan DSLR merk lain yang menggunakan deteksi kontras. Kekurangan dari SLT entry level ini yaitu buat yang tidak terbiasa dengan EVF akan terasa aneh melihat layar monitor kecil di viewfinder, mirip seperti di handycam atau kamera prosumer super zoom. Selain itu jika memakai flash murahan seperti Yong Nuo atau memakai trigger maka layar menjadi gelap.
Dari review saya sendiri, sebelumnya memakai kamera Sony DSLR A300 terasa perbedaan yang signifikan. Handgrip lebih kecil, tapi lebih nyaman daripada Sony DSLR A230 saya yang dulu. Autofokus lebih cepat daripada Sony A300 dengan lensa yang sama. Karena memakai sensor CMOS, pada kondisi low light noise lebih bisa ditekan. Bisa merekam video kualitas HD dengan suara stereo. Disamping itu fitur panorama maupun panorama 3Dnya sangat bagus. Kekurangannya yaitu karena memakai baterai NP-FW50 yang kapasitasnya lebih kecil selain itu EVF juga berperan menguras baterai. Sony Alpha A35 ini ternyata tidak support remote infra red seperti Sony A33 dan A35. Saya cari-cari di menunya ternyata tidak ada. Tetapi secara keseluruhan kamera ini cukup bagus buat untuk foto dan video.