Test Firefox 4 final release

Meskipun banyak orang mengatakan Google chrome merupakan browser terbaik dan Firefox browser paling boros resource memory, tetapi saya tetap memakai Firefox sebagai browser bawaan saya baik di windows maupun di fedora core 14. Sudah semingguan lebih saya memakai browser ini. Perbedaan paling mencolok yaitu tabnya ditaruh di atas, sama seperti Google Chrome dan IE9, toolbar yang tinggal 1 buah. Sehingga layar menjadi lebih lega. Lainnya, kalau ada link yang tidak ada hyperlink, tinggal klik kanan open link in new tab. Untuk extension, saya cuma pakai adblock plus sama downhelper, tidak ada masalah.

Firefox 4

Untuk explorasi lebih lanjut saya belum sempat, selama ini lancar-lancar saja tidak ada bug yang berarti.

6 thoughts on “Test Firefox 4 final release

  1. Saya coba kembali pakai firefox 4, setelah pindah Chrome sejak dirilis dulu … Terasa lambat sekali dibanding padahal cuma buka beberapa tab .. di Chrome bisa puluhan tab dengan tenang …

    Padahal tampilannya manis yg sekarang ini

  2. saya juga masih pakai FF karena banyak tools nya yang memudahkan aktifitas di internet.. kalau untuk kecepatan, chrome memang lebih cepat

  3. Firefox 4 emang paling mantep kalo buat web dev dan addon,
    tp kalo browsing makknyos-an chrome

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *