Berbagai macam SSD

Berbagai macam ssd
Berbagai macam ssd

Berbagai macam jenis SSD beredar saat ini. SSD merupakan singkatan dari Solid State Drive. Media penyimpanan yang saat ini mulai menggantikan fungsi dari Harddisk. Media ini mulai banyak dilirik oleh pengguna komputer karena performanya sangat jauh lebih cepat dari harddisk tercepat sekalipun. Harga dari SSD yang mulai turun dari beberapa tahun yang lalu, saat ditulis harga untuk SSD 128GB termurah di kisaran 500ribu rupiah, membuat banyak yang meliriknya. SSD bisa begitu cepat karena berbasis flash memori, yang mana tidak ada bagian yang berputar untuk mencari sebuah file seperti yang terdapat pada Harddisk.

OS dan berbagai macam aplikasi untuk saat ini sudah cukup diinstall di SSD 128GB. Peningkatan  booting yang signifikan, load aplikasi yang begitu cepat, menyebabkan SSD 128 GB menjadi pilihan banyak pihak. Untuk media penyimpanan dokumen, film dan musik dengan ukuran yang besar, Harddisk masih merupakan pilihan, karena harganya yang murah.

Dari jenis selnya

Di dalam SSD sendiri ada NAND Flash yang terdiri dari berbagai macam sel yang menyimpan bit-bit, dimana bit-bit tersebut masing-masing menyala dan mati tergantung dari sebuah muatan listrik. Bagaimana sel tersebut nyala dan mati mereprestasikan data yang tersimpan di dalam sebuah SSD. Jumlah bit dalam sel-sel juga menentukan penamaan flash, misalnya Single Level Cell (SLC) SSD berisi satu bit dalam setiap sel.

  1. SLC (Single Level Cell)
    Single Level Cell flash disebut untuk itu satu bit yang dapat menjadi on atau off saat dialiri muatan listrik. Jenis flash ini memiliki keuntungan yang paling akurat saat membaca dan menulis data, dan juga memiliki manfaat siklus untuk membaca dan menulis sangat panjang. Siklus hidup untuk membaca/menulis diharapkan antara 90.000 dan 100.000. Jenis flash ini telah banyak dipakai di pasar enterprise karena itu rentang hidup, akurasi dan kinerja secara keseluruhan. Anda tidak akan melihat terlalu banyak perbedaan dengan komputer rumahan dengan jenis NAND flash ini karena biaya yang tinggi dan kapasitas penyimpanan yang kecil.keuntungan
    – Masa hidup yang sangat panjang dibanding tipe flash lainnya
    – Sangat tahan terhadap error
    – Dapat beroperasi dengan suhu yang lebih luas
    kelemahan
    – Kapasitas yang ditawarkan kecil
    – Harga paling mahal di pasaran
    digunakan untuk:
    – pasar enterprise seperti server yang membutuhkan daya tahan lama.
  2. eMLC (enterprise Multi Level Cell)
    eMLC adalah MLC flash, tetapi dioptimalkan untuk sektor usaha dan memiliki kinerja yang lebih baik dan tahan lama. Siklus hidup untuk membaca/menulis data data yang diharapkan antara 20.000 dan 30.000. eMLC menyediakan alternatif biaya rendah untuk SLC, namun mempertahankan beberapa keuntungan dari SLC.keuntungan:
    – Harga lebih murah daripada SLC untuk kelas enterprise
    – Performa lebih baik dari MLC biasa
    kerugian:
    – Performa masih di bawah SLC
    digunakan untuk:
    – Pasar enterprise seperti server yang membutuhkan daya tahan lama tetapi ingin menekan biaya
  3. MLC (Multi Level Cell)
    MLC adalah jenis flash yang menyimpat multi bit data pada satu sel. Salah satu kelebihannya yaitu lebih murah daripada SLC dan banyak tersedia pada pengguna biasa. MLC flash banyak terdapat pada pengguna biasa karena harga yang murah, dengan kemampuan siklus membaca/menulis sekitar 10.000.keuntungan:
    – Harga murah, cocok untuk pengguna umum
    – Lebih tahan lama dibanding TLC flash
    digunakan untuk:
    – konsumer rumahan yang sangat peka dengan harga tapi tetap menjaga performa
  4. TLC (Third Level Cell)
    TLC adalah jenis flash yang menyimpan 3 bit data pada sebuah sel. Flash ini merupakan produksi termurah dari seluruh jenis flash yang tersedia di pasaran. Flash ini muncul pertama kali pada saat diluncurkan netbook murah beberapa tahun yang lalu. Kecepatan yang sangat rendah, meskipun sedikit lebih cepat dari HDD, dan kemampuan baca/tulis yang rendah pula.keuntungan:
    – Harga paling murah di antara seluruh macam flash
    kekurangan:
    – Daya tahan yang tidak bisa tahan lama, dan hanya cocok untuk pengguna rumahan
    digunakan untuk:
    – konsumen rumahan yang ingin menjajal SSD dengan harga murah.

Demikian berbagai macam jenis SSD dilihat dari jenis Selnya

,,,,

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.