Perbedaan antara Sub Domain, Parked Domain, dan Add-on Domain

Terjemahan bebas dari sini dan mengambil dari sini dengan sedikit perubahan pada isinya.

Apa bedanya antara Sub-domain, Parked Domain dan Add-on Domain?

Dahulu saya sering bertanya-tanya tentang ketiga perbedaan tersebut. Akhirnya saya mendapatkan jawabannya. Inilah jawabannya.

Sub Domain

  • Misalkan situs anda adalah situsku.com.
  • Anda menginstall forum dan menaruhnya di direktori yang diakses melalui situsku.com/forum/.
  • Anda bisa mengarahkan direktori forum ke sub-domain dengan cara menambahkan sub-domain pada Control Panel hosting anda.
  • Sekarang anda bisa mengakses forum melalui situsku.com/forum atau forum.situsku.com.
  • Fitur sub-domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda, ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. 🙂

Parked Domain

  • Anda punya dua domain yaitu situsku.com dan situsku-lain.com.
  • situsku.com adalah domain situs anda saat ini dan anda ingin menambahkan situsku-lain.com.
  • Anda ingin agar kedua link tersebut mengarah pada satu lokasi yang sama. Dengan kata lain, ketika mengetik www.situsku.com atau www.situsku-lain.com anda mendapatkan halaman yang sama pada website anda.
  • Untuk mendapatkan parked domain anda harus membeli dua domain.
  • Anda bisa mengatur account e-mail melalui cPanel hosting anda.
  • Fitur parked domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda. Ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. 🙂

Add-on Domain

  • Anda punya dua domain yaitu situsku.com dan situsku-lain.com.
  • Anda ingin dua domain tersebut terpisah atau berdiri sendiri pada hosting yang sama.
  • Add-on domain adalah domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah situs/domain
  • misal www.situsku.com adalah domain utama situs anda, anda lalu mengatur agar www.situsku-lain.com menampilkan isi dari www.situsku.com/folder/
  • Saat membuka www.situsku-lain.com/index.htm dari internet, pengunjung tidak mengetahui bahwa yang dibuka itu adalah www.situsku.com/folder/index.htm
  • Add-on domain berbagi pakai semua hal, termasuk kapasitas, bandwidth dan cPanel.
  • Untuk add-on domain, anda hanya punya satu cPanel.
  • Untuk mendapatkan add-on domain, anda harus membeli dua domain.
  • Untuk mengatur FTP dan account email situsku-lain.com bisa dilakukan dengan cPanel situsku.com
  • Fitur add-on domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda. Ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. 🙂

Cara membuat Parked Domain dan Add-on domain

  1. Register domain. Cari domain yang bisa memanage NameServer, bisa di register.net.id yang murah dengan SLD .web.id atau kalau mau cari TLD .com/.net/.org/.info/.biz/.us/.name dengan harga yang murah silakan daftar di idwebspace
  2. Ubah NameServer ke hosting anda. Untuk mengetahui NameServer bisa ditanyakan ke admin hosting anda. Biasanya ada 2, ns1 dan ns2, bisa juga lebih.
  3. Tambahkan domain anda tadi melalui cPanel hosting anda, cukup sekali saja antara add-on domain atau parked domain.

Cara membuat Sub Domain

Dari Cpanel tinggal klik tombol sub-domain lalu isikan sub-domain apa yang anda kehendaki.

Iklan

Untuk mendapatkan fitur sub-domain, Parked Domain dan Add-on Domain biasanya hanya didapat dengan paket hosting yang mahal. Tapi saya mendapatkan di idwebspace dengan harga yang cukup murah dengan space yang lega serta bandwidth yang lebar.

88 thoughts on “Perbedaan antara Sub Domain, Parked Domain, dan Add-on Domain

  1. wekekek… mentang2 punya rumah baru dan harganya murah, jadi nulisin perusahaan hostingnya disini… tapi kayaknya menarik tuh, gua jadi pengen nambah domain 😀

    tapi kalo hostingnya ntar dulu, tunggu cerita kurni dulu 😛

  2. :d/:d/:d/WACH DAPET DOMAIN WEB.ID NICH,,,,DARI DULU SAMPAI SEKARANG TRIK SEPERTI ITU SAYA COBA TETAP AZA NGGA ADA HASILNYA,,, BAGI2 RAHASIANYA DONK,,,,,,:-?:-?:-?:-?:-?:)>-:)>-:)>-

  3. saya gak tau yg bener yg mana. setahu saya parked domain=domain parkir.

    sedangkan kalo situsku.com menjadi situs-lain.com itu namanya redirect domain.

    CMIIW

  4. Mas bagaimana supaya subdomain bisa muncul tanpa di redirect bisa gak ?
    maksutku supay kita manggil tanpa index.html dibelakangnya tapi tanpa di buat redirect

  5. Pingback: Domain, Sub Domain, Addon Domain, dan Parked Domain | myblog-kade.tk
  6. Sy lg butuh info ini mas, mo nanya klo kita hanya beli domain misal untuk custom domain blogspot bisa ga membuat subdomain baru dr domain trsbut?thanks ya

  7. Dalam artian kalau parked domain itu sebenernya content yang sama tetapi domain yang berbeda ?? begitu bukan mas ?? saya masih bingung penjelasan tentang parked domain bisa di perjelas lg nda mas ?? makasih sebelumnya

  8. Pingback: Perbedaan antara Sub Domain, Parked Domain, dan Add-on Domain
  9. Pingback: nagadragon.in
  10. Mas saya mau tanya agak panjang ya, moga bisa dapat pencerahan.

    Saya punya sebuah situs dengan domain web.id dan disimpan di hosting lokal, isinya dibuat pakai wordpress.org.

    Lalu saya punya rencana mau bikin subdomain ‘blog’ tapi isinya adalah blog saya di blogspot (seperti blognya twitter : http://blog.twitter.com). Saya maunya subdomain itu akan membuka blog saya di blogspot itu (di blogspot sendiri kan bisa custom domain termasuk mengijinkan subdomain juga).

    Petunjuk di Google bilang, saya harus mengatur CNAME ke ghs.google.com padahal DNS yg terdaftar di registar web.id kan sudah mengarah ke hosting lokal. Nah, gimana caranya saya bisa merubah CNAME seperti yg dijelaskan google?

    Ini link google yg saya maksud : http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&answer=58317

    Terima kasih mas..

  11. Pingback: hawa » Perbedaan antara Sub Domain, Parked Domain, dan Add-on Domain
  12. Pingback: Perbedaan Sub Domain, Paked Domain, dan Addon Domain « Internet & Technology
  13. Terimakasih artikelnya sangat membantu. BIsakah subdomain bisa di buat otomatis,, misal seperti “blogger.com”, apakah membutuhkan setingan khusus di hosting. tx..mhn di jawab ya,, perlu banget,,,,:D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *