Mochammad Kurniawan v2.0

Feb 21

Menghilangkan index.php pada Codeigniter di Ubuntu/Debian

codeigniter_logo

Codeigniter

Meskipun sudah banyak yang beralih ke framework lainnya, saya masih menyukai framework Codeigniter yang menurut saya simpel, ringan dan mempunyai banyak komunitas. Ukuran file yang diunduh tidak terlalu besar. Sebelumnya saya sempat pesimis dengan kelanjutan Codeigniter ini, tetapi setelah berganti pengembang dan sepertinya akan terus dilanjutkan, saya kembali menyukainya.

Untuk mengembangkan aplikasi dengan menggunakan xampp di Windows, sepertinya tidak ada masalah dengan fungsi rewrite url pada xampp dimana bisa menghilangkan tulisan index.php yang merupakan ciri khas dari framework ini. Akan tetapi jika menggunakan hosting dengan server yang diinstal sendiri memakai distro linux Debian/Ubuntu pasti akan mengalami masalah.

Continue reading “Menghilangkan index.php pada Codeigniter di Ubuntu/Debian” »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://histla.com/menghilangkan-index-php-pada-codeigniter-di-ubuntudebian.htm

Feb 20

Sony ADP-MAA Adapter Flash Hotshoe Sony/Minolta Alpha ke Multi Interface

Sony ADP-MAASeperti kita ketahui, sejak Sony SLT A99, Sony meninggalkan hotshoe flash bertipe iISO yang seperti terbalik dengan 4 buah pin menjadi hotshoe Universal. Sebenarnya hotshoe terbaru pada kamera Sony terbaru bukan hanya satu titik di tengah saja yang terlihat. Tetapi di dalamnya ada pin-pin kecil yang menyambungkan ke beberapa fungsi tambahan. Seperti mikrofon, LED, dan sebagainya.

Z-sony-a99-hotshoeSony Multi Interface sendiri bisa menggunakan flash manual seperti Yongnuo, Viltrox, dan sebagainya. Disamping juga bisa memakai trigger standar untuk lampu studio.
Continue reading “Sony ADP-MAA Adapter Flash Hotshoe Sony/Minolta Alpha ke Multi Interface” »

Tautan permanen menuju artikel ini: http://histla.com/sony-adp-maa-adapter-flash-hotshoe-sonyminolta-alpha-ke-multi-interface.htm

Feb 19

Memilih Sistem Operasi Server untuk Server Aplikasi berbasis Web

Pilih-pilih os untuk serverDi tempat kerja saya, menggunakan aplikasi berbasis web. Sehingga dibutuhkan sistem operasi yang mampu menangani semua tugas yang dibutuhkan. Yaitu web server, bahasa pemrograman php, serta mysql sebagai databasenya. Untuk Sistem operasi Windows Server saya rasa kurang pas. Jadi digunakan disto Linux. Kalau bisa yang lisensinya free.

Pilihan ada 2 yaitu: CentOS dan Debian

  • Untuk CentOS, distro ini hebat, berbasis komunitas dan menggunakan source dari RHEL yang berbayar. Tetapi satu kekurangannya. Saya tidak terbiasa dengan rpm.
  • Debian, distro paling stabil di muka bumi untuk saat ini. Distro ini cocok buat saya yang terbiasa dengan ubuntu. Akan tetapi beberapa versi terbaru mysql belum tersedia. Tetapi saya sudah terbiasa dan cocok dengan debian. Saat ini debian sudah mencapai versi 7 (wheezy).

Mengapa saya tidak memakai ubuntu? Sebab rilis dari ubuntu terlalu cepat, tiap 6 bulan muncul rilis baru. Sedangkan server yang terhubung dengan internet apalagi server yang selalu on 24 jam tidak terlalu butuh update aplikasi dengan cepat.

Tautan permanen menuju artikel ini: http://histla.com/memilih-sistem-operasi-server-untuk-server-aplikasi-berbasis-web.htm

Post sebelumnya «